JAKARTA, KOMPAS.com - Tingkat pengangguran di Amerika Serikat diperkirakan naik menjadi 7,9 persen pada Oktober lalu, setelah turun menjadi 7,8 persen pada September dari 8,1 persen pada bulan Agustus.
Namun sejumlah ekonom optimis bahwa kenaikan pada bulan Oktober itu, diakibatkan perubahan ukuran penghitungan yang cenderung memberatkan tren jangka panjang. Pasar masih menantikan pengumuman resmi mengenai kondisi ketenakerjaan itu.
Kemungkinan penundaan dirilisnya data itu pascabadai Sandy, seperti dikutip tim riset Monex Investindo Futures di Jakarta, Kamis (1/11/2012), telah dipastikan tidak terjadi. Dengan demikian, peserta pemilu di negara itu akan mendapatkan petunjuk terakhir, dari data tenaga kerja bulanan dari pemerintah sebelum akhir pekan ini.
Laporan itu selain memengaruhi kondisi pasar modal global, juga bakal menentukan pilihan warga setempat pada pemilu nasional. Laporan yang lebih penting yaitu non-farm payrolls diperkirakan naik sebanyak 124.000, sedikit lebih banyak dari kenaikan di bulan September sebanyak 114.000.
"Perekonomian AS masih berada dalam jalur pertumbuhan yang anemic menjelang pemilu dan fiscal cliff," kata ekonom Action Economics, Benjamin Engen.
Ikuti liputan khusus Cerdas Berasuransi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.