ROMA, KOMPAS.com - Tanpa ampun, Lazio mengempaskan Udinese 3-0 di Stadion Olimpico, Selasa atau Rabu (28/11/2012) dini hari WIB, dalam laga pekan ke-14 Serie-A.
Kedua tim berstatus sebagai klub empat besar kompetisi lalu dan performa keduanya tengah menurun dalam beberapa pekan terakhir.
Lazio lebih beruntung, karena sudah memastikan lolos ke fase knock-out Liga Europa, sementara perjalanan Udinese sudah tamat di ajang yang sama.
Sebelum laga, Elang Ibu Kota meraih 23 poin --sama dengan seteru sekotanya AS Roma-- dan berdiri sebagai penguasa peringkat keenam, atau selapis di bawah rival derby-nya.
Di lain pihak, Udinese berada di papan kesebelas, dengan suntingan 16 angka.
Setelah arbitro Gianpaolo Calvarese meniup peluit kick-off, kedua tim langsung bermain dalam tempo tinggi.
Kontroversi langsung terjadi pada menit kesebelas. Saat itu Lazio menyerang melalui Stefan Radu. Bek sayap itu melakukan umpan dengan tumit dan mengenai Willians dengan tangan terlipat ke belakang.
Udinese menganggap bola mengenai tangan yang tidak aktif, namun Calvarese punya pendapat lain. Ia pun menunjuk titik putih.
Cristian Ledesma yang dipercaya memgarahkan bola ke pojok bawah, namun kiper Udinese, Zeljko Brkic, mementahkannya dengan gemilang. Bahkan, ia bangkit dengan cepat dan kembali sukses mengantisipasi bola rebound eksekusi kapten Stefano Mauri.
Tak berapa lama, I Friuliani balas merangsek. Kali ini, sepakan bebas lengkung Antonio Di Natale hanya tipis melambungi gawang Federico Marchetti.
Berikutnya, gelandang I Biancocelesti, Antonio Candreva nyaris membuat gol ke gawang Udinese, klubnya yang meminjamkannya.
Bola mental hasil antisipasi Brkic. Candreva melakukan umpan terobosan kepada Mauri yang kemudian menerukannya untuk Alvaro Gonzalez yang dengan jitu menceploskan bola ke jala Udinese dari jarak dekat, menit ke-17.
Udinese mendapat petaka pertama pada menit ke-24, kala bek veteran Maurizio Domizzi harus keluar akibat cedera dan digantikan Gabrielle Angella.
Lazio langsung memanfaatkan keadaan.
Pada menit ke-31, Klose makin melejitkan Lazio, setelah melesakkan bola ke pojok kanan bawah, hasil umpan matang Mauri.
Selepas jeda, Klose kembali jadi momok pertahanan Le Zebrette, julukan lain Udinese. Pada menit ke-76, bomber kelahiran Polandia itu nyaris membuat gol dari umpan Mauri, andai bola sepakannya gagal diblok barisan pertahanan Udinese.
Tiga menit kemudian, Hernanes yang baru masuk seusai turun minum, mampu mencetak gol ketiga Lazio. Penyerang asal Brasil itu mengemasnya dengan indah melalui tendangan bebas yang mengawah ke pojok kiri bawah jala Brkic.
Enam menit jelang waktu normal usai, Mauri memiliki peluang membuat Lazio unggul empat gol. Sodoran Senad Lulic dimanfaatkannya dengan eksekusi kaki kiri dari luar kotak penalti Udinese. Namun, Brkic gemilang mementahkannya.
Hingga peluit panjang, Lazio tetap unggul tinggal gol tanpa balas atas Udinese. Hasil itu membuat armada Vladimir Petkovic melesat setingkat ke posisi kelima, dengan menggeser Roma. Lazio kini unggul tiga poin.
Sementara poin Udinese tetap 16, namun kubu Friuli itu harus turun satu anak tangga ke posisi ke-12, akibat defisit satu gol dari Sampdoria yang punya angka sama.
Susunan Pemain
Lazio (4-1-4-1): 22-Federico Marchetti; 39-Luis Pedro Cavanda, 2-Michael Ciani, 20-Giuseppe Biava, 26-Stefan Radu; 24-Cristian Ledesma (27 Lorik Cana 65); 87-Antonio Candreva, 7-Honorato Campos Ederson (8-Hernanes 45), 6-Stefano Mauri, 15-Alvaro Gonzalez; 11-Miroslav Klose
Pelatih: Vladimir Petkovic
Udinese (3-5-1-1):1-Zeljko Brkic; 5-Danilo, 16-Andrea Coda (75-Thomas Hertaux 87), 11-Maurizio Domizzi (4-Gabriele Angella 24); 37-Roberto Maximiliano Pereyra, 88-Willians Domingos Fernandes (13-Mathias Ranegie 45), 3-Allan, 7-Emmanuel Agyemang-Badu, 27-Pablo Armero; 77-Maicosuel; 10-Antonio Di Natale
Pelatih: Francesco Guidolin
Wasit: Gianpaolo Calvarese
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.