28 November 2012

KOMPAS.com: Presiden Minta Menteri Tak Prioritaskan Agenda Politik

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Presiden Minta Menteri Tak Prioritaskan Agenda Politik
Nov 28th 2012, 14:03

Presiden Minta Menteri Tak Prioritaskan Agenda Politik

Penulis : Sandro Gatra | Rabu, 28 November 2012 | 20:53 WIB

Presiden Minta Menteri Tak Prioritaskan Agenda PolitikKOMPAS/SUHARTONOJulian Aldrin Pasha.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan agar seluruh menteri tetap berkomitmen untuk menjalankan tugas di pemerintahan hingga habis masa jabatan pada 2014. Bila menteri asal parpol yang memiliki agenda lain, Presiden menilai sebagai yang hal wajar dalam politik.

"Namun, agenda politik tidak harus diprioritaskan bila ada hal lain yang lebih besar, yakni kepentingan nasional yang ditujukan untuk rakyat," kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha kepada wartawan, Rabu (28/11/2012).

Hal itu dikatakan Julian ketika ditanya mengenai pernyataan Presiden saat membuka sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (27/11/2012) kemarin. Ketika itu, Presiden menyebut menghargai inisiatif anggota kabinet yang membawa kebaikan. Namun, ia mengingatkan, inisiatif tersebut jangan sampai membuat anggota kabinet justru lupa dengan tugas pokok yang menjadi tanggung jawabnya.

Menurut Presiden, berdasarkan evaluasinya, ada tugas-tugas pokok anggota kabinet yang terabaikan. Namun, anggota kabinet yang abai itu malah melakukan sesuatu yang baru.

"Jangan sampai yang sudah menjadi tujuan APBN, RKP (rencana kerja pemerintah), dan program aksi lainnya diabaikan. Kemudian, Saudara melakukan sesuatu yang dipikirnya sendiri bagus, tetapi mengganggu keseluruhan pencapaian tugas dan sasaran. Saya ingatkan itu," kata Presiden.

Julian mengatakan, RKP wajib dijalankan seluruh menteri sebagai bagian dari tugas dan tanggung jawab. Kesuksesan pemerintahan, kata dia, bukan kesuksesan Presiden semata, namun kesukesaan kabinet bersama rakyat Indonesia.

"Berhubung masih bersama dalam Kabinet, etisnya tidak perlu ada agenda sendiri di luar kebijakan Presiden. Hal itu yang diingatkan Presiden kepada semua anggota kabinet," pungkas Julian.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.