28 November 2012

KOMPAS.com: Menkum dan HAM: Kalapas Nusakambangan Dievaluasi

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Menkum dan HAM: Kalapas Nusakambangan Dievaluasi
Nov 28th 2012, 14:03

Menkum dan HAM: Kalapas Nusakambangan Dievaluasi

Penulis : Sandro Gatra | Rabu, 28 November 2012 | 20:58 WIB

Menkum dan HAM: Kalapas Nusakambangan DievaluasiKOMPAS/GREGORIUS MAGNUS FINESSOPetugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Selasa (27/11/2012) memindahkan Ruddi Cahyono (paling kiri) terpidana 20 tahun penjara untuk kasus produksi sabu-sabu ke bus yang akan membawa mereka ke kantor BNN di Jakarta. Ruddi ditangkap dari LP pasir Putih, Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Mereka terlibat dalam pengendalian peredaran narkotika dari dalam penjara. BNN kemarin menciduk tujuh narapidana dari tiga LP di Pulau Nusakambangan, tiga orang WNI dan empat orang WNA.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi kinerja kepala lembaga permasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, terkait terungkapnya pengendalian peredaran narkotika yang dilakukan para narapidana Lapas Nusakambangan.

"Tentu ada evaluasi. Tentu tidak bisa jika di suatu tempat, apalagi berulang-ulang (terjadi). Akan ada penilaian yang akan kami lakukan. Kalaupun kami ganti kepala lapasnya, tidak akan kami gembar- gemborkan. Sistem sudah berjalan," kata Amir di Istana Negara, Jakarta, Rabu ( 28/11/2012 ).

Amir mengatakan, pengungkapan itu merupakan hasil koordinasi antara Kemenhukham dan BNN. Dia berharap koordinasi seperti itu terus dilakukan. Pasalnya, ada ratusan lapas atau rutan yang menyebar di wilayah Indonesia sehingga menyulitkan pengawasan.

"BNN punya peguasaan teknologi, penyadapan, melacak komunikasi para pelaku. Itu sangat baik diteruskan. Saya tidak merasa kecolongan dari BNN," pungkas Amir.

Seperti diberitakan, tiga napi Nusakambangan ditangkap dengan sangkaan mengendalikan narkotika jenis sabu di tiga wilayah di Indonesia, yakni Jayapura, Bandung, dan Bogor. Ketiganya, yakni Silvester Obiekwe Nwaolise alias Mustofa (WN Nigeria) Yadi Mulyadi alias Bule (WN Indonesia) dan Ruddi Cahyono (WN Indonesia).

Keterlibatan ketiganya terungkap pasca penangkapan dua orang kurir Silvester berinisial IS dan DA di Jayapura beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri juga mengungkap peran dua napi Lapas Nusakambangan dalam peredaran heroin, ekstasi, dan sabu pada November 2012 . Keduanya, yakni Syaiful Anwar dan Hartoni.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.