NAPLES, KOMPAS.com - Napoli melejit ke posisi runner-up di bawah Juventus. Partenopei pun percaya diri menatap trofi scudetto.
Di giornata ke-14, Napoli adalah satu-satunya klub empat besar klasemen yang mampu memenangi pertandingan, dengan melipat tuan rumah Cagliari 0-1, Senin (26/11/2012).
Kemenangan itu memangkas defisit poin Napoli dengan Si Nyonya Besar menjadi hanya dua poin.
"Sebelumnya, aku tak berniat melakukan lebih dari yang diperbuat Diego Armando Maradona. Aku hanya ingin memasuki relung hati para pendukung dan memahat sejarah klub," tutur Edinson Cavani, attacante andalan Napoli, Selasa (27/11/2012).
"Scudetto? Bukan impian di siang bolong. Tim di atas kami dapat dilampaui. Dan yang menyalipnya adalah tim di mana aku jadi bagiannya," tegas bomber Uruguay itu.
Di Serie-A, Cavani telah menyunting delapan gol. Bersama dengan Diego Milito dan Pablo Daniel Osvaldo, ia berdiri di papan kedua jajaran capocannoniere. Posisi puncak daftar pencetak gol terbanyak masih jadi hak penyerang AC Milan, Stephan El Shaarawy dengan slot sepuluh gol.
"Saat berada di lapangan, aku selalu ingin memenangi pertandingan dan sangat berat kalau harus menelan kekalahan. Seorang pesepak bola tak bisa selembut merpati, tapi di atas lapangan harus berlaga layaknya elang," tutur Cavani beretorika.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.