WARSAWA, KOMPAS.com - Sebuah perusahaan peti mati Polandia membuat Gereja Katolik negeri itu geram. Pasalnya, untuk mendongkrak penjualan, perusahaan itu juga menawarkan kalender dengan model-model cantik berpose setengah telanjang.
Salah satu foto dalam kalender 2013 memajang seorang model cantik berambut pirang. Dia hanya mengenakan pakaian dalam yang sangat minim dengan seekor ular besar melingkar di lehernya, sambil bersandar di sebuah peti mati.
Foto lainnya memasang model yang tak kalah cantik. Kali ini dia mengenakan korset berwarna ungu dan bergaya seolah hendak mencabut jantung jenazah laki-laki di dalam peti.
"Putra saya yang memiliki ide kalender perusahaan. Kalender itu intinya menunjukkan sesuatu yang tak terlalu serius, berwarna dan menunjukkan kecantikan, baik kecantikan perempuan Polandia dan kecantikan peti mati karya kami," kata pemilik perusahaan Zbigniew Lindner.
"Kami ingin menunjukkan bahwa peti mati bukanlah simbol keagamaan. Peti mati adalah sebuah produk. Jadi mengapa orang harus takut terhadap sebuah peti mati?" tambah dia.
Selain menarik perhatian warga Polandia untuk mengetahui perusahaan peti mati ini, kalender itu juga menjadi sumber pemasukan sampingan. Kalender itu dijual lewat situs resmi perusahaan tersebut. Bagi pemesan kalender akan mendapat hadiah tambahan berupa gantungan kunci berbentuk....peti mati.
Namun, langkah 'nyeleneh' ini mendapat kecaman Gereja Katolik yang mengatakan upaya menarik perhatian ini sama sekali tidak pantas. Seorang juru bicara Gereja Katolik Polandia mengatakan jasar seseorang yang sudah meninggal seharusnya dipelakukan dengan layak dan tidak dicampur aduk dengan seks.
Tapi sejauh ini tidak dijelaskan apakah foto-foto model-model cantik itu terbukti bisa mendongkrak penjualan peti mati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.