26 Januari 2013

KOMPAS.com: Jika Masuk Tiga Besar, Partai Nasdem Usung Capres

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Jika Masuk Tiga Besar, Partai Nasdem Usung Capres
Jan 26th 2013, 10:59

Jika Masuk Tiga Besar, Partai Nasdem Usung Capres

Penulis : Sabrina Asril | Sabtu, 26 Januari 2013 | 17:44 WIB

Jika Masuk Tiga Besar, Partai Nasdem Usung Capres TRIBUNNEWS/HERUDINTarian tradisional ikut memeriahkan pembukaan Kongres I Partai Nasdem di JCC Komplek Gelora Bung Karno Jakarta Pusat, Jumat (25/1/2013). Kongres yang diadakan selama dua hari ini untuk menyamakan strategi dalam menghadapi Pemilu 2014 dan mengukuhkan Surya Paloh sebagai ketua umum.

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Nasdem menargetkan bisa masuk dalam tiga besar perolehan suara dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 mendatang. Jika target itu tercapai, maka Partai Nasdem akan mengajukan calon presiden sendiri. Demikian disampaikan Ketua Bapilu Partai Nasdem, Ferry Mursidan Baldan, Sabtu (26/1/2013), di sela-sela kongres Partai Nasdem di Jakarta Convention Center (JCC).

"Target kami 3 besar karena kami inginkan tidak hanya menambah gambar di kertas suara. Makanya, kami fokus dulu pada Pileg, kalau tidak masuk dalam tiga besar, kami tidak akan ajukan capres. Kalau masuk, baru kami bicara capres," ujar Ferry.

Sebagai partai politik baru yang pertama kali ikut pemilu, Ferry menyadari target mengusung capres bagi Partai Nasdem adalah hal yang muluk. "Ini partai baru, masih 0 persen suaranya terus kalau bicara capres kesannya bocor halus. Untuk presiden kan 25 persen suara, kami baru 0 persen jelas jauh sekali," tutur Ferry.

Mantan politisi Partai Golkar itu mengaku hal tersebut juga berlaku untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) di daerah-daerah. Cara seperti ini, disebut Ferry, bukan hanya sadar akan berusaha realistis tapi lebih kepada menekan rasa arogansi.

"Ini bukan cuma soal arogansi, kami ingin membangun kesadaran dan kepatutan dalam berpolitik," ucap Ferry.

Menurut Ferry, jika saat ini Partai Nasdem sudah terburu-buru berbicara capres, maka partainya akan dipandang sebelah mata sebagai partai baru. "Nanti kami dikira kurang waras, masih 0 persen kok bilang capres," candanya.

Kendati belum akan membicarakan kandidat capres, Ferry menyadari partainya tetap perlu menjalin komunikasi dengan kandidat capres yang ramai digadang-gadang seperti mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan mantan Panglima TNI Endriartono Sutarto.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.