SOLO, KOMPAS.com - Anak-anak perlu mendapat pengetahuan yang benar tentang seksualitas. Peran orang tua penting menjadi pihak pertama dalam memberi pemahaman yang benar tentang seks kepada anak.

Seks jangan dijadikan hal tabu. Biarkan anak bertanya dengan bebas kepada orang tua, termasuk soal seks.
-- Istar Yuliadi

Hal ini dikatakan ginekolog Istar Yuliadi dalam seminar Harmoni Cinta Membawa Bahagia yang diselenggarakan oleh Keluarga Prima Indonesia di Solo, Jawa Tengah, Minggu (27/1/2013). Pembicara lain, psikiater Aris Sudiyanto dan sosiolog pendidikan Ravik Karsidi.
Menurut Istar, seks jangan dijadikan hal tabu. Biarkan anak bertanya dengan bebas kepada orang tua, termasuk soal seks. Dengan demikian, anak tidak akan mencari sumber lain untuk menjawab rasa penasarannya tentang seks yang belum tentu benar.
"Perilaku seks bebas sekarang semakin marak. Kecenderungan anak untuk tahu hal baru sangat besar, termasuk seks. Biarkan anak bicara secara terbuka secara pribadi kepada orang tua. Sikap kita seperti teman kepada anak. Untuk mendidik anak, orang tua perlu paham tentang sex marital," kata Istar.
Syafitri Pusparani dari Keluarga Prima Indonesia menuturkan, dalam membentuk keluarga butuh bekal "ilmu", seperti psikologi, seksual, sosial, mental, dan karakter untuk menghadapi berbagai aspek masalah yang bakal timbul dalam keluarga. Dengan demikian diharapkan akan terbangun konsep keluarga yang bahagia dan penuh cinta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.