BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi akhirnya memberikan izin pertandingan pembuka Indonesia Super League yang mempertemukan Pelita Bandung Raya (PBR) melawan Barito Putra di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (5/1/2013). Izin itu dikeluarkan Kepala Kepolian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya, setelah sebelumnya mendapat rekomendasi Mabes Polri.
"Pertandingan kami izinkan asalkan memenuhi tiga syarat," papar Anis saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Sabtu, (5/1/2013).
Syarat-syarat itu, masih dari Anis, adalah penyelenggaraan pertandingan itu harus menghasilkan pemain bagus yang suatu saat nanti dapat dipromosikan jadi bagian timnas Indonesia. Kedua, masing-masing kubu harus menyelesaikan permasalahan yang masih tersisa, misalnya di antara manajer, pelatih, dan pemain, plus segala problem internal lainnya seperti tunggakan gaji pemain jika memang ada yang belum dibayarkan agar segera diselesaikan.
Ketiga, siap menggelar kompetisi di bawah naungan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). "Nah... Itu ketiga syaratnya," tandas Anis.
Petinggi Polda Jabar itu sendiri yang menanyakan kesanggupan pemenuhan ketiga persyaratan itu kepada penyelenggara ISL yang diwakili Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Faisal.
"Mereka sanggup memenuhi ketiga syarat itu, untuk itu izin (pertandingan) kami keluarkan," pungkas Anis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.