JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang sering melakukan blusukan tak merasa ditiru Presiden Susilo Bambang Yodhoyono. Kegiatan tinjau lapangan langsung merupakan kebutuhan dari pemimpin untuk meninjau masyarakat.
"Saya tidak merasa ditiru. Kegiatan yang dilakukan Pak SBY bagus sekali. Itu sebuah kebutuhan Presiden dengan mengali informasi dari masyarakat langsung," kata Jokowi di Jakarta, Sabtu (5/1/2013).
Menurutnya, menggali informasi langsung dari masyarakat sangat baik dan diperlukan. Dengan mendatangi lapangan, pemimpin bisa mendapatkan keluhan langsung dan tahu masalah yang terjadi di masyarakat. Jokowi melanjutkan, dirinya tidak merasa tersaingi dengan kegiatan blusukan yang dilakukan presiden SBY. Jika pemimpin hanya mendengarkan informasi dari bawahan, kemungkinan keluhan masyarakat tidak terdengar dengan nyata.
"Ya sekarang kalau kita hanya dengar dari bawahan kita, kadang-kadang ada yang bener, kadang-kadang ada yang tidak. Sehingga perlu dengar langsung untuk kroscek," kata Jokowi.
Saat ditanya apakah Jokowi merasa menjadi panutan Presiden, dirinya menjawab tidak. Menurutnya, SBY sudah lebih dahulu melakukan kunjungan dadakan dibanding dirinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.