AMBON, KOMPAS.com - Suasana kembali kondusif pascabentrok antarwarga, di Kabupaten Aru, Maluku, Kamis (3/1/2012) dini hari. Bentrok yang terjadi antarwarga Namara Kecil dan Namara Besar, Kecamatan Aru Tengah, mengakibatkan sedikitnya 10 buah rumah warga hangus dibakar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun akibat insiden bentrokan tersebut, warga Namara Kecil yang rumahnya hangus dibakar, terpaksa mengungsi ke desa Gulili, Kecamatan Aru Tengah.
Kabid Hubungan Masyarakat Polda Maluku, Ajun Komisaris Besar Polisi, Hasanudin Mukadar saat dihubungi Kompas.com, Jumat (4/1/2013) mengatakan saat ini kondisi di Kabupaten Aru secara umum sudah kondusif dan normal kembali. Meskipun demikian ia mengakui, hingga kini satu pelaton aparat Brimob dibantu aparat TNI masih bersiaga di Desa Namara Kecil.
"Kondisi di Aru saat ini sudah kembali kondusif dan normal kembali," kata Hasanudin singkat.
Ia berharap, warga di di Kabupaten Aru tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat berwenang.
Bentrok yang mengakibatkan pembakaran terhadap sepuluh rumah warga ini diduga dipicu oleh warga yang minum minuman keras.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.