03 Januari 2013

KOMPAS.com: Banyak Dosen Lulusan S-1, Mahasiswa Bone Ngamuk

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Banyak Dosen Lulusan S-1, Mahasiswa Bone Ngamuk
Jan 2nd 2013, 20:23

Banyak Dosen Lulusan S-1, Mahasiswa Bone Ngamuk

Penulis : Kontributor Bone, Abdul Haq | Kamis, 3 Januari 2013 | 02:45 WIB

Dibaca:

BONE, KOMPAS.com - Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Algazali Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mengamuk saat menuntut agar sejumlah dosen yang hanya lulusan Strata-1 (S-1) segera diganti lantaran dinilai tidak berkualitas.

Peristiwa yang terjadi Rabu (2/1/2013) di Kampus STAI Algazali di Jl. Sungai Limboto, Kelurahan Ta, Kecamatan Taneteriattang, Kabupaten Bone ini berlangsung tegang lantaran tidak adanya pihak kampus yang menerima aspirasi para puluhan mahasiswanya.

Setelah para mahasiswa berteriak-teriak dan mengancam akan memboikot aktivitas seluruh perkuliahan, barulah sejumlah petinggi kampus turun menemui dan mengajak para mahasiswa untuk berdialog di dalam ruangan rapat.

"Kalau tidak ada yang mau temui kami maka kami boikot semua perkuliahan kenapa tidak ada yang mau temui kami sementara kami hanya menuntut perbaikan," teriak Abdi salah seorang mahasiswa yang nekat menorobos masuk ke kantor pimpinan.

Setelah ditenangkan dan diajak berdialog para mahasiswa akhirnya berhenti mengamuk. Di hadapan sejumlah petinggi kampus, puluhan mahasiswa menuntut sejumlah perbaikan termasuk kualitas dosen serta fasilitas gedung yang dinilai tidak lagi memadai.

"Kami meminta agar dosen-dosen yang cuma lulusan S-1 agar diganti saja karena tidak bermutu. Kami juga menuntut penambahan gedung kelas karena dari dulu sampai sekarang kami harus antre kalau mau masuk kuliah," tuntut Muhammad Tang, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAI Algazali.

Suasana dialog di ruang rapat juga tak luput dari kericuhan dengan adanya sejumlah mahasiswa yang membanting kursi lantaran tidak adanya solusi yang mereka dapatkan. Pihak kampus hanya menerima aspirasi para mahasiswa dan berjanji akan membawa ke rapat senat pada tanggal 8 Januari 2013 nanti.

"Kalau saya mau biar sekarang bisa saya putuskan tapi tidak begitu aturan yang berlaku di kampus ini, semua kebijakan harus berdasarkan melalui rapat senat dimana seluruh pimpinan kampus harus hadir," ujar Muhammad Suyuti, Pembantu Ketua (PK) I STAI Algazali.

Setelah mendapatkan janji bahwa tuntutan mereka akan dirapatkan oleh senat para mahasiswa ini akhirnya membubarkan diri dan berjanji akan melakukan aksi yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.