KOMPAS/AYU SULISTYOWATISeorang wisatawan asing berkeliling menikmati keindahan Pura Taman Ayun, Kabupaten Badung, Bali, akhir Agustus lalu. Selain pengunjung yang ingin bersembahyang, pengunjung lain hanya bisa menikmati keindahan pura dari luar pagar. Pura ini dibangun pada abad ke-17 oleh Raja Mengwi Tjokorda Sakti Blambangan dan menjadi bagian dari Warisan Budaya Dunia.
KOMPAS IMAGES/NI LUH MADE PERTIWI FTradisi membuat tulisan maupun lukisan di daun lontar seakan tak punah di Desa Tenganan Pegringsingan yang berada di Karangasem, Bali.
KOMPAS.com/Ni Luh Made Pertiwi F.Turis asing mengunjungi Tirta Gangga, obyek wisata berupa taman air di Kabupaten Karangasem, Bali.
DOK TRAVELERBALI.COMParade peserta Nusa Dua Fiesta 2012 di Nusa Dua, Bali, Jumat (2/11/2012).
SHANGHAI, KOMPAS.com - Manajer Umum Perusahaan perjalanan wisata Shanghai Qiangsheng International Travel Service Co, Ltd., Tang Shi Guo mengatakan Indonesia telah menjadi salah satu destinasi yang populer bagi wisatawan China.
"Indonesia semakin hari menjadi destinasi populer bagi wisatawan asal China, dengan berbagai atraksi dan paket yang semakin menarik seperti diving dan hiking," kata Tang Shi Guo di Shanghai, Sabtu (26/1/2013).
Tang Shi Guo mengakui hingga kini Bali masih menjadi daya tarik utama wisatawan China ke Indonesia. Namun sebenarnya banyak tempat lain di Indonesia yang menarik untuk dikunjungi wisatawan China.
"Ya Bali memang masih menjadi daya tarik utama. Namun kami telah banyak pula mempromosikan destinasi lain di Indonesia kepada calon turis kami saat akan berkunjung ke Indonesia," kata Tang Shi Guo yang sudah beberapa kali ke Indonesia, utamanya Bali.

Bali memang masih menjadi daya tarik utama. Namun kami telah banyak pula mempromosikan destinasi lain di Indonesia kepada calon turis kami.
-- Tang Shi Guo

Ia mengatakan Indonesia memiliki banyak destinasi menarik untuk dikunjungi. "Jika semua bisa dikelola dengan lebih baik, apalagi didukung akses yang memadai, infrastruktur yang bagus, maka Indonesia semakin menjadi daerah tujuan wisatawan yang populer," ujar Tang Shi Guo.
Menurut Tang, selain destinasi yang menarik, Indonesia juga memiliki keramahtamahan penduduknya. Ini menjadi salah satu faktor utama, untuk menarik dan membuat turis berlama-lama di suatu destinasi, dalam hal ini Indonesia. "Saya mengalami sendiri keramahan masyarakat Indonesia," katanya.
China Pasar Potensial
Direktur Pencitraan Indonesia Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Esthy Reko Astuty mengatakan China merupakan pasar potensial yang kini sedang serius digarap.
"Pertama kita telah memiliki jalur penerbangan langsung antara Indonesia dan China, seperti Garuda Indonesia yang menerbangi Beijing-Jakarta, Shanghai-Jakara dan Guangzhou-Jakarta. Kemarin kita juga ada penerbangan carter dan lainnya," ujarnya.
Tak hanya itu, Kemenparekraf juga terus mendorong daerah-daerah untuk memajukan potensi wisatanya dengan memberikan gambaran tentang pasar yang akan disasar, dan membantu membuat paket promosi sesuai keinginan pasar tersebut.
"Misalnya, kita beri tahu pada daerah-daerah tentang potensi pasar China, apa yang digemari wisatawan China, sehingga mereka bisa membuat paket yang sesuai antara potensi wisata yang dimiliki dengan keinginan turis asal China dimaksud, lalu kita bantu promosinya," tutur Esthy.
Indonesia pada 2013 menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebesar sembilan juta orang. Dari jumlah itu, sekitar 900.000 hingga satu juta turis ditargetkan berasal dari China.
Ikuti Twitter Kompas Travel di @KompasTravel
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.