03 Januari 2013

KOMPAS.com: Rawan Ambil Untung, IHSG Diperkirakan Stagnan

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Rawan Ambil Untung, IHSG Diperkirakan Stagnan
Jan 3rd 2013, 03:24

Rawan Ambil Untung, IHSG Diperkirakan Stagnan

Penulis : Didik Purwanto | Kamis, 3 Januari 2013 | 09:36 WIB

Dibaca:

KOMPAS/PRIYOMBODO Menteri Keuangan Agus Martowardojo meniup terompet disaksikan Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar (kanan), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Darmansyah Hadad dan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Ito Warsito (kiri) pada acara penutupan perdagangan bursa saham Indonesia tahun 2012 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (28/12/2012). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir tahun ini naik 34,83 poin atau 0,81 persen ke 4.316,69.

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (3/1/2013), diperkirakan stagnan. Volume perdagangan yang masih belum tinggi menjadi penyebabnya. Analis Trust Securities Reza Priyambada menjelaskan, IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan hanya akan bergerak pada level support 4.312-4.323 dan resistance 4.358-4.367.

"Meski positif di awal perdagangan perdana kemarin, perdagangan tidak sepenuhnya didukung oleh volume," kata Reza di Jakarta, Kamis (3/1/2012).

Menurut Reza, hal itu akan menjadi rentan dan bisa dimanfaatkan untuk ambil untung (profit taking) jika terdapat sentimen negatif. Namun, karena harga komoditas masih dimungkinkan untuk rebound dan masih adanya ekspektasi positif January Effect, maka IHSG diharapkan masih dapat bertahan di zona hijau.

Di sisi lain, inflasi tahunan 2012 yang hanya 4,3 persen (yoy) diharapkan dapat menjadi katalis IHSG hari ini. Namun, rilis negatif dari neraca perdagangan Indonesia sempat menghadang laju rupiah yang sempat terimbas positif dari rilis kenaikan data-data manufaktur di China dan Korea Selatan.

Selain itu, nilai tukar rupiah yang melemah disebabkan karena pelaku pasar masih melihat adanya ganjalan dalam persoalan fiscal cliff. Sebelumnya, para pengambil kebijakan AS menyepakati pajak naik tapi hanya untuk masyarakat golongan berpendapatan 400.000 dollar AS ke atas dan kenaikan ini bersifat permanen.

Namun, ternyata masih ada kekhwatiran seiring Parlemen AS yang belum menyetujui kenaikan batas atas penerbitan utang AS (debt ceiling) sehingga akan berpengaruh nantinya pada rencana penerbitan obligasi pemerintah AS. Sementara bursa Asia juga bergerak naik setelah merespon tercapainya kesepakatan fiscal cliff. Sementara pilihan saham yang bisa dikoleksi hari ini adalah ADRO 1.580-1.780, INDY 1.400-1.590, HERO 4.250-4.600, MEDC 1.620-1.680 dan SUGI 325-380.  

Editor :

Hertanto Soebijoto

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.