26 Januari 2013

KOMPAS.com: Pascabanjir, Sampah di Kalibata Mulai Dikeruk

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Pascabanjir, Sampah di Kalibata Mulai Dikeruk
Jan 26th 2013, 13:59

Pascabanjir, Sampah di Kalibata Mulai Dikeruk

Penulis : Robertus Belarminus | Sabtu, 26 Januari 2013 | 20:49 WIB

Dibaca:

Pascabanjir, Sampah di Kalibata Mulai DikerukKOMPAS.com/Robertus Belarminus Sebuah 'lengan' eskavator mengangkat sampah yang tertahan di kolong jembatan di bawah fly over kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (26/1/2013).

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta mulai mengeruk dan mengangkat sampah yang tersangkut di bawah jembatan di kolong fly over Kalibata. Sampah yang terbawa banjir luapan Sungai Ciliwung itu menyebar di wilayah Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Prasetyo, Pelaksana Lapangan Dinas PU DKI Jakarta menuturkan, beberapa alat berat dan sejumlah truk dikerahkan untuk membersihkan sampah tersebut. "Kita menggunakan excavator long arm. Kemudian ada armada dump truck," kata Prasetyo di Rawajati, Jakarta Selatan, Sabtu (26/1/2013).

Menurutnya, pembersihan sampah itu sudah dilangsungkan sejak Kamis (24/1/2013). Namun mengingat volume sampah yang sangat banyak, hingga hari ini proses pembersihan masih dilakukan. Ia memprediksi pengerjaan masih akan berlangsung paling lama dua hari lagi apabila kondisi sampah yang hanyut tidak bertambah banyak.

"Ini juga sudah beberapa pulu kali rit ya (diangkut truk). Kita secepatnya pembersihannya. Kalau enggak ada kiriman lagi (sampah hanyut), dua hari ke depan selesai. Karena memang sampahnya tebal jadi agak sulit," ujar Prasetyo.

Tujuh dump truck yang digunakan untuk proses pembersihan itu, per-truknya bisa mengangkut sampah sebanyak 10 meter kubik hingga 20 meter kubik. Dari Kamis hingga hari ini Prasetyo mengatakan puluhan rit sampah sudah diangkut menggunakan truk. Sampah tersebut selanjutnya dibuang di Bantar Gebang.

Pantauan Kompas.com, volume sampah saat ini tidak sebanyak banjir yang menerjang kawasan itu beberapa waktu lalu. Proses pembersihan sampah sedikit mengalami kesulitan lantaran terdapat kabel listrik milik PLN yang melintangi di atas sungai dan berdekatan dengan jembatan. Excavator yang bekerja tidak bisa menjangkau jauh akibat hal itu.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.