NEW DELHI, KOMPAS.com - Bank Sentral India diperkirakan akan memangkas suku bunga dalam seminggu ke depan. Penurunan tersebut adalah pertama kalinya dalam sembilan bulan terakhir. Kebijakan itu dilakukan untuk menyikapi perlambatan ekonomi global.
Ekonom HSBC Leif Eskesen, seperti dikutip AFP, Minggu (27/1/2013) berharap pemotongan suku bungan berkisar 25 basis poin. Menurutnya Bank Sentral akan sangat hati-hati dalam menentukan suku bunga karena ada faktor risiko inflasi. Suku bunga kredit saat ini dipatok 8 persen.
Rencana penurunan suku bunga tersebut terdampak pada indesk saham. Indeks saham terkerek naik dalam sepekan terakhir. "Pasar bertaruh pada penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin," kata Madan Sabnavis, kepala ekonom di Care Ratings.
Menteri Keuangan P. Chidambaram berjanji akan mempertanggungjawabkan an ggaran fiskal pada bulan depan . Ia juga bersumpah untuk mempercepat reformasi untuk menghidupkan investasi asing. Pada tahun 2012 inflasi India tercatat 7.18 persen, turun dua digit dibandingkan tahun 2011.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.