JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah sempat menguat, harga minyak mentah di perdagangan New York kembali turun. Minyak mentah turun 0,7 persen setelah anggota parlemen Amerika Serikat (AS) meloloskan RUU Fiscal Cliff .
Menurut data Bloomberg, Kamis (3/1/2013), harga minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI), untuk pengiriman Februari turun 63 sen menjadi 92,49 dollar AS per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. WTI sempat naik 1,4 persen menjadi 93,12 dollar AS per barel, level tertinggi sejak 18 September. Namun volume perdagangan WTI 46 persen di bawah rata-rata 100 hari perdagangan.
Tahun lalu perdagangan ditutup turun 7,1 persen , penurunan pertama sejak 2008. Kemarin, tidak ada perdagangan karena libur tahun baru. Volume kontrak WTI hingga pukul 3. 16 PM waktu New York adalah 3,3 persen.
Sedangkan minyak mentah patokan Eropa, London Brent, untuk pengiriman Februari turun 50 sen menjadi 111,97 dollar AS per barel di London ICE Europe exchange.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.