AMBON,KOMPAS.com - Seluruh penumpang Kapal Motor Marlin yang terapung lima hari lalu di sekitar perairan Pulau Banda dan Perairan Pulau Ambon berhasil dievakuasi Tim SAR ke Ambon dalam keadaan selamat. Enam penumpang terakhir dievakuasi ke Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dengan menggunakan Kapal Tanjung Alang milik Polisi Air Polda Maluku.
Keenam penumpang ini langsung diangkut menggunakan bus dan ambulans, dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Ambon di Kawasan Tantui untuk mendapatkan perawatan medis. Mereka adalah Esahu Sariyowa (50), Cak Tanate (52), Nimrot (49), Ricky Sariyowa (20), Lukas (50), dan satu ABK bernama Kalfin Makatita (30).
Kapolda Maluku, Brigjen Muktiono kepada wartawan di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon Senin (22/4/2013) malam mengatakan, keenam penumpang tersebut ditemukan personel Polair bersama sejumlah tim SAR lainnya di Perairan Laut Banda dalam keadaan terapung.
"Alhamdulillah semuanya selamat, 15 ditemukan nelayan dan 6 ditemukan oleh kami atas petunjuk para nelayan. Enam nelayan ini kami bawa langsung untuk dirawat dan istirahat dulu di RS Bhayangkara. Nanti besoknya baru kami hubungi keluarganya untuk datang mengambil mereka," ujar Muktiono.
Dia menjelaskan, tim yang mengevakuasi keenam penumpang tersebut berjumlah 18 orang, terdiri dari 8 personel Polair, 2 tenaga dokter, 7 anggota SAR, ditambah 1 nelayan. Saat ditemukan, kondisi keenam penumpang tersebut sangat lemah.
"Kondisi mereka sangat lemah, mereka lalu diperiksa kesehatannya di atas kapal dan diberi makan dan minum," kata Muktiono. Kapal naas tersebut terakhir ditemukan di perairan Laut Banda pada 62 mil laut dari Pulau Ambon, dengan titik koordinat 4 derajat, 22 menit, 576 detik Lintang Selatan dan 127 derajat 46 menit 908 detik Bujur Timur. (K54-12)
Editor :
Palupi Annisa Auliani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.