JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan kembali diuji kekuatannya pada perdagangan Senin (22/4/2013). Riset Panin Sekuritas memerkirakan indeks akan bergerak di rentang level 4.975-5.020.
IHSG ditutup melemah pada perdagangan terakhir pekan lalu. Penurunan didorong oleh aksi ambil untung pasca sebelumnya sempat menembus level 5.000. Penurunan IHSG terjadi justru di tengah menguatnya sebagian bursa regional, terkait optimisme akan penambahan stimulus di Jepang menjelang rapat Bank of Japan, serta naiknya saham berbasis komoditas.
Di sisi lain, pergerakan IHSG masih dibayangi oleh beberapa data makro ekonomi AS yang dibawa ekspektasi. Laporan keuangan korporasi AS kuartal pertama 2013 juga di bawah ekspektasi. Sejauh ini sudah 85 perusahaan di S&P500 yang merilis kinerja dan sebanyak 75 persen berhasil melampaui perkiraan.
Laporan keuangan ini penting karena investor sedang melihat apakah kinerja emiten sejalan dengan perkiraan di tengah pelemahan data ekonomi global. Jika bisa lebih baik maka pasar mendapat kepercayaan lagi untuk kembali menguat.
Mengawali pekan ini diperkirakan IHSG akan cenderung bergerak konsolidasi. Investor diperkirakan masih akan mencoba melakukan antisipasi beli terkait laporan keuangan emiten kuartal pertama. Kisaran level dukungan-resisten hari ini di rentang 4.975-5.020.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.