22 April 2013

KOMPAS.com: GBI yang Terbakar Peninggalan Zaman Belanda

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
GBI yang Terbakar Peninggalan Zaman Belanda
Apr 21st 2013, 23:04

MAGELANG, KOMPAS.com - Gereja Bethel Indonesia (GBI) Kota Magelang, Jawa Tengah, yang terbakar pada Senin dini hari sebagai peninggalan zaman penjajahan Belanda dengan masa pembangunan pada 1892, demikian dikatakan pimpinan gereja tersebut Pendeta Titus Wiyono.

"Dibangunnya pada zaman Belanda, tahun 1892," katanya saat turut memantau petugas gabungan bersama warga setempat memadamkan kobaran api yang membakar gereja itu di Magelang, Senin (22/4/2013) dini hari.

Hingga saat ini, pihaknya belum bisa memperkirakan kerugian akibat kebakaran gereja seluas sekitar 280 meter persegi yang memiliki sekitar 700 jemaat tersebut.

Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Jalan Diponegoro Nomor 13, Kelurahan Magelang, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, terbakar sekitar pukul 00.15 WIB. Petugas dengan empat mobil pemadam kebakaran berasal dari Kota dan Kabupaten Magelang berusaha memadamkam kobaran api.

Aliran listrik di sekitar gereja setempat yang sempat dipadamkan oleh petugas PLN setempat, akibat kebakaran bangunan tersebut, telah normal kembali sekitar pukul 01.30 WIB.

Ia mengatakan kobaran api diperkirakan berasal dari tempat di sekitar altar gereja yang kemudian merembet ke seluruh bangunan, terutama atap. "Atapnya habis terbakar, sebagian besar bahan bangunan dari kayu," katanya.

Ia memperkirakan korsleting listrik menjadi penyebab kebakaran tersebut. Jaringan listrik di gereja tersebut diperbaiki sekitar tiga tahun lalu.

Jemaat gereja setempat setiap pagi melakukan ibadat di tempat itu. Ibadat Minggu berlangsung tiga kali, yakni pagi, siang, dan sore, sedangkan ibadat pada Jumat berlangsung pagi dan sore hari. "Kami belum tahu untuk peribadatan rutinnya bagaimana nantinya, akan kami pikirkan lebih lanjut," katanya.

Ia mengatakan tidak ada petugas yang berjaga di gereja itu setiap malam hari. Rumah tinggal Pendeta Titus bersama keluarganya di kawasan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, di kawasan perbatasan dengan Kota Magelang.

Kepala Bagian Operasional Kepolisian Resor Magelang Kota Komisaris Polisi Suyatno mengatakan langkah awal polisi, antara lain mengamankan lokasi gereja itu, untuk selanjutnya penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti musibah tersebut.

"Tidak ada korban dalam peristiwa itu, kami segera melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebabnya," katanya di sela memantau pengamanan lokasi kebakaran gereja itu.

Sekitar pukul 02.00 WIB kobaran api telah berhasil dipadamkan petugas.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.