HAVANA, KOMPAS.com - Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Sepp Blatter, mengutuk serangan mematikan di maraton Boston, Amerika Serikat, Senin atau Selasa (16/4/2013) WIB. Ia juga mendesak pemerintah untuk menangkap semua pelakunya guna menghentikan dan mencegah tragedi tersebut.
"Apa yang terjadi di Boston adalah sebuah drama, satu tragedi," kata Blatter saat mengakhiri kunjungan dua harinya ke Kuba. Ia berada di negara itu untuk membicarakan masalah olahraga.
"Itu adalah serangan terhadap olahraga, dan itu adalah serangan terhadap salah satu cabang olahraga yang paling populer: maraton."
Para penyidik Amerika Serikat mengatakan, mereka percaya bahwa dua bom yang menewaskan tiga orang dan melukai sekitar 180 orang lainnya itu dikemas oleh para pelaku yang berada dalam tekanan.
"Ini sangat memprihatinkan. Kekerasan terhadap masyarakat telah terjadi. Setiap tindakan pencegahan harus diambil untuk menjamin keamanan acara olahraga," tegas Blatter. (AFP)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.