SOLO, KOMPAS.com - Aparat kepolisian melakukan penjagaan ketat saat pelaksanaan rekonstruksi yang digelar anggota Tim Densus 88 Mabes Polri, di Solo, Rabu (3/4/2013). Rekonstruksi ini dilakukan terkait kasus penembakan pos polisi di Kota Solo pada tahun 2012 lalu, yang menewaskan satu anggota polisi, Aiptu (purn) Dwi Data Subekti.
Proses rekonstruksi dimulai dari Gedung Serbaguna, Jalan Pinang Dukuh Turisari RT4/ RW9, Kelurahan Cemani, Grogol, Sukoharjo. Tampak kelima tersangka yaitu Bayu Setyono, Farhan, Firman Firmansyah, Zaenal dan Muchin bertemu di lokasi tersebut, sebelum melakukan penyerangan di tiga lokasi di Kota Solo.
Lokasi rekonstruksi pun dijaga ketat dan diberi garis polisi sejauh kurang lebih 15 meter untuk menghalau warga yang ingin menonton. Dalam adegan tersebut tampak kelima tersangka merancang rencana aksi teror, dan melakukan serah terima senjata api.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada tahun 2012, saat menjelang lebaran, aksi teror terjadi di Kota Solo yang menewaskan Dwi Data Subekti yang tengah berjaga di pos polisi Matahari Singosaren. Densus 88 mengamankan komplotan pelaku teror dan menewaskan Farhan, salah satu anggota teroris.
Rekonstruksi juga akan dilakukan di beberapa lokasi di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Editor :
Glori K. Wadrianto
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.