23 April 2013

KOMPAS.com: Biaya Kampanye Rp 300 Juta Per Orang

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Biaya Kampanye Rp 300 Juta Per Orang
Apr 23rd 2013, 00:12

KULON PROGO, KOMPAS.com - Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan, biaya kampanye untuk memperoleh satu kursi sebagai anggota DPRD pada Pemilu 2014 diperkirakan berkisar Rp 200 juta - Rp 300 juta.

"Bukan menjadi rahasia lagi, untuk menjadi anggota dewan setiap calon legislatif butuh biaya Rp 200 juta hingga Rp 300 juta. Biaya politik sangat tinggi, sehingga dibutuhkan gerakan moral untuk melakukan perubahan, untuk mewujudkan pemilu yang jujur dan adil," kata Ketua Devisi Penegakan Hukum Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kulon Progo, Yuli Sutardyo, Selasa (23/4/2013) pagi.

Menurut dia, besarnya biaya kampanye berpengaruh kepada orang yang mempunyai kemampuan tetapi tidak memiliki modal. Dengan kata lain, meski memiliki kemampuan secara intelektual, jika tidak diimbangi dengan kemampuan keuangan, dapat dipastikan tidak akan terpilih dalam Pemilu Legislatif.

"Hanya yang bermodal besar saja yang bisa ikut bersaing di Pemilu Legislatif. Caleg banyak yang memberikan uang kepada masyarakat dengan mengatasnamakan dana aspirasi," katanya.

Ia mengatakan, rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif menyebabkan biaya pemilu tinggi. Masyarakat akan memilih caleg yang mampu membayar suara dengan harga tinggi.

"Berdasarkan pengalaman Pemilu Legislatif 2009, setiap orang diberikan uang sebesar Rp 30.000 - Rp 50.000. Ini menjadikan pelajaraan bahwa pemilu membutuhkan biaya tingggi, untuk membayar rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif," ucap Yuli.

Sementara itu Ketua DPC PKB Kulon Progo, Anwar Hamid, mengatakan, setiap caleg yang mendaftar di PKB, dikenai biaya pendaftaran Rp 1 juta dan dibebani biaya tes kesehatan sebesar Rp 370.000. Selain itu, PKB  mempersilakan masing-masing caleg mengeluarkan biaya kampanye sesuai kemampuan.

"Biaya kampanye ditanggung masing-masing caleg. PKB hanya memfasilitasi kampanye yang sifatnya umum. Kami di struktur partai sudah menyiapkan lembaga pemenangan pemilu (LPP) hingga tingkat dapil, yang akan membantu setiap caleg dalam kampanye," ujar Anwar.

Ketua DPD Partai Golkar Kulon Progo, Sukarman, menambahkan, biaya kampanye caleg dibagi dalam dua bagian yakni biaya kampanye umum dan pribadi.

Biaya kampenye umum, kata Sukarman, seperti spanduk ditanggung oleh partai. Sementara, biaya kampenye pribadi seperti kampanye dengan kesenian jatilan, ketoprak dan lainnya  menjadi tanggung jawab caleg yang bersangkutan.

"Partai Golkar tidak mengenal biaya pencalegan. Untuk biaya kampanye pribadi diserahkan ke masing-masing caleg," katanya.

Sumber: Antara

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.