26 Maret 2013

KOMPAS.com: Nelayan AS Temukan Hiu Berkepala Dua

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Nelayan AS Temukan Hiu Berkepala Dua
Mar 26th 2013, 05:54

Nelayan AS Temukan Hiu Berkepala Dua

Penulis : Yunanto Wiji Utomo | Selasa, 26 Maret 2013 | 12:38 WIB

Dibaca:

Journal of Fish Biology Embrio hiu berkepala dua

FLORIDA, KOMPAS.com - Seorang nelayan menangkap hiu di wilayah lepas pantai Florida. Ia terkejut saat menjumpai bahwa salah satu embrio hiu itu punya kepala dua.

Nelayan yang menemukan, tak diungkap namanya, menyimpan spesimen embrio tersebut dan kemudian menyerahkannya pada ilmuwan. Michael Wagner, salah satu ilmuwan yang mempelajari spesimen itu, memublikasikan hasil kajiannya di Journal of Fish Biology.

Wagner yang seorang peneliti di Michigan State University mengungkapkan bahwa dalam biologi, fenomena pada embrio itu disebut axial bifurcation.

Menurutnya, embrio berkepala dua bisa terbentuk karena adanya mutasi genetik. Mutasi tersebut sangat jarang terjadi. Tak cuma pada hiu, mutasi juga bisa terjadi pada manusia, mengakibatkan adanya bayi kembar dempet.

"Di tengah proses pembentukan bayi kembar, embrio berhenti mengalami pembelahan," ungkap Wagner seperti dikutip Discovery, (25/3/2013).

Menurut Wagner, kalaupun hiu itu lahir, sulit bagi hiu tersebut untuk hidup di lautan bebas. "Jika Anda predator yang harus bergerak cepat untuk mengejar ikan yang juga bergerak cepat, itu Anda hampir tak bisa hidup dengan mutasi ini," katanya.

Alasan lain, hiu akan memiliki tubuh yang kecil. Perlu energi ekstra sehingga hiu bisa memiliki tubuh besar.

Kelaianan pada hiu ini telah beberapa kali ditemukan. Deskripsi kelainan pada hiu ini di masa depan akan membantu memahami lebih dalam sebab kemunculannya. Beberapa museum dunia menyimpan hiu kepala dua yang diambil dari tahun 1880.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.