29 Maret 2013

KOMPAS.com: Libur Galungan, Tanah Lot Diramaikan Wisatawan

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Libur Galungan, Tanah Lot Diramaikan Wisatawan
Mar 29th 2013, 02:54

Libur Galungan, Tanah Lot Diramaikan Wisatawan

Jumat, 29 Maret 2013 | 09:30 WIB

Dibaca:

KOMPAS/AYU SULISTYOWATI Ratusan wisatawan domestik dan asing menikmati pesona sekitar Pura Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali, awal Juni 2012. Obyek ini menjadi salah satu unggulan Pulau Dewata setelah Pantai Kuta di Kabupaten Badung karena letaknya juga berdekatan. Rona tenggelamnya matahari menjadi pemandangan tak terlupakan di Tanah Lot.

TABANAN, KOMPAS.com - Obyek Wisata Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali, pada libur Hari Raya Galungan, Kamis (28/3/2013) ramai dikunjungi ribuan wisatawan dan masyarakat Pulau Dewata.

"Saya datang berlima bersama keluarga, tidak mau terlewatkan menghabiskan waktu liburan dengan mengunjungi objek wisata ini," kata Yeni Anggraeni, salah seorang pelancong asal Bandung.

Dia menjelaskan, walaupun cuaca cukup panas pengunjung tampak sangat ramai dan berdatangan dari pagi sampai malam hari. "Saya dan suami serta anak-anak merasa puas bisa melihat keindahan alam di sini, walaupun sangat ramai dan melelahkan," ucapnya.

Berdasarkan pengamatan jalanan dari dan menuju Tanah Lot dari pagi sampai menjelang malam hari terus ramai oleh kendaraan pribadi maupun rombongan wisatawan.

Sebelumnya pengelola Tanah Lot memperkirakan jumlah pengunjung ke lokasi wisata andalan di Bali itu pada libur keagamaan meningkat 100 persen dibandingkan akhir pekan. "Perkiraan itu berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, yang mencapai 26.000 orang," kata Ketut Toya Adnyana, pengelola Tanah Lot.

Dia menjelaskan, jumlah pengunjung pada akhir pekan di kisaran 10.000 sampai 15.000 orang. Sedangkan pada hari biasa kunjungannya antara 6.000 sampai 7.000 orang.

Adnyana mengatakan, cuaca sangat mempengaruhi jumlah wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata tersebut. Sebab hampir 75 persen pelancong ke Tanah Lot adalah wisatawan domestik yang berasal dari berbagai kota di Tanah Air. Sebagian besar dari mereka datang menggunakan bus atau alat transportasi darat lainnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.