03 Desember 2012

KOMPAS.com: Melayu Bukan Bangsa Kuli

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Melayu Bukan Bangsa Kuli
Dec 3rd 2012, 14:45

PEKANBARU, KOMPAS.com - Orang Melayu bukan bangsa yang malas. Orang Melayu umumnya tinggal di daerah yang kaya, seperti di Riau dan Kalimantan Timur(Indonesia), Brunei Darussalam, dan Malaysia. Oleh karena itu, orang Melayu umumnya sudah bisa hidup sejahtera dengan mengelola sumber daya alamnya.

Melayu bukan bangsa kuli. Orang Melayu umumnya tak mau menjadi kuli.

-- Tenas Effendy

Hal itu dikatakan Budayawan Melayu Tengku Nasaruddin Said (Tenas) Effendy dan Al Azhar dalam jumpa pers terkait penyelenggaraan Dialog Budaya Melayu di Pekanbaru, Riau, Senin (3/12) malam.

"Melayu bukan bangsa kuli. Orang Melayu umumnya tak mau menjadi kuli," kata Tenas Effendy. Hal ini disampaikannya menanggapi pertanyaan wartawan, yang antara lain menyebutkan kecenderungan orang Melayu yang malas.

Al Azhar, yang juga Pengurus Lembaga Adat Melayu di Riau, memastikan orang Melayu tidak malas. Hal itu dibuktikan dengan sebaran orang Melayu yang bisa hidup karena berusaha di daratan maupun di lautan. Kondisi itu tak hanya di Indonesia, tetapi juga di negara lain yang memiliki komunitas Melayu.

Dalam jumpa pers juga dipertanyakan kecenderungan orang Riau, yang mayoritas keturunan Melayu, yang tidak kritis terhadap sikap negara tetangga, Malaysia yang acapkali menyakiti hati rakyat Indonesia.

Di Pekanbaru ada Konsulat Jenderal Malaysia, namun tidak pernah ada unjuk rasa terhadap Malaysia, meskipun Negara Jiran itu membuat marah rakyat Indonesia, yang ditandai dengan unjuk rasa di berbagai kota di Tanah Air.

Tenas Effendy menyatakan, orang Melayu memiliki cara untuk mengingatkan sesamanya, termasuk warga Malaysia. Peringatan itu bisa disampaikan melalui dialog, dan bukan semata-mata unjuk rasa. 

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.