29 Desember 2012

KOMPAS.com: Pembajak Paksa Sopir Angkot Melajukan Mobilnya

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Pembajak Paksa Sopir Angkot Melajukan Mobilnya
Dec 28th 2012, 23:59

Pembajak Paksa Sopir Angkot Melajukan Mobilnya

Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Sabtu, 29 Desember 2012 | 06:15 WIB

Dibaca:

Pembajak Paksa Sopir Angkot Melajukan MobilnyaKOMPAS/com/FABIAN JANUARIUS KUWADO Dua orang pengamen melakukan aksi penodongan di dalam angkutan umum 06A jurusan Kampung Melayu-Gandaria, tepatnya di Jalan DI Panjaitan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (28/12/2012) malam. Satu orang tewas tiga lainnya luka-luka dalam aksi kriminal sadis itu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua orang pelaku penodongan di dalam angkutan umum M06A jurusan Kampung Melayu-Gandaria, Jumat (28/12/2012) malam, tergolong nekat. Demi melancarkan aksinya, pelaku juga mengancam sopir angkot untuk terus melajukan kendaraan.

"Sama pelakunya dia (sopir) suruh cepetin laju angkotnya. Sopirnya sampai takut," ujar Azam (16), salah satu korban saat ditemui Kompas.com di Rumah Sakit UKI, Jumat malam.

Menurut Azam, saat kejadian berlangsung, di dalam angkutan umum terdapat sembilan orang (bukan delapan orang seperti yang diberitakan sebelumnya). Yakni satu sopir, dua penumpang wanita di depan, satu pria tua, ia dan kedua rekannya serta dua pelaku yang diketahui masih remaja.

Azam melanjutkan, dibentak dengan cara demikian membuat sang sopir ketakutan dan melajukan angkutan umumnya sesuai perintah pelaku. Pada saat itulah kedua pelaku melancarkan aksinya. Seorang di antaranya mengeluarkan sebilah belati kemudian menodongkannya ke Azam dan dua rekannya.

"Pertama minta duit dikasih Rp 1.000, tapi dia minta lagi, minta lagi. Sempat ditusuk ini di paha kanan Rifki, dia juga minta handphone," kata Azam.

Aksi sadis pelaku tersebut sempat dihalau oleh Haerudin (42), salah seorang penumpang lain sehingga membuat perhatian pelaku teralihkan. Memanfaatkan kelengahan pelaku, Rifki serta dua orang rekannya menerobos pintu angkutan umum yang tengah melaju cukup kencang itu. Keduanya nekat melompat dari angkot.

Setelah nekat melompat dari angkutan umum, Azam dan kedua rekannya yang mengalami luka-luka itu tak mengetahui lagi apa yang menimpa penumpang lainnya. Mereka ditolong Polisi Lalu Lintas dan dibawa ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit UKI, Cawang, Jakarta Timur.

Nahas, penumpang lainnya bernama Haerudin rupanya tewas. Jasad pria tua malang tersebut ditemukan dalam kondisi luka benturan benda tumpul di bagian kepala di Jalan DI Panjaitan, tepatnya di dekat Pasar Gembrong, Jakarta Timur. Jasadnya dibawa ke ruangan jenazah Rumah Sakit UKI menunggu keluarga.

Kini, korban luka masih dirawat intensif di UGD Rumah Sakit UKI. Sementara jasad korban meninggal juga masih disemayamkan di rumah sakit yang sama. Pihak keluarga korban luka dan meninggal diketahui telah datang ke rumah sakit. Adapun, sang sopir angkutan umum telah diamankan di Kantor Polsektro Jatinegara.

Editor :

Hertanto Soebijoto

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.