PROBOLINGGO, KOMPAS.com -- Mohammad Yunus (20), sopir truk yang mengangkut beras, tewas setelah ditusuk kawanan "bajing loncat" di Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jawa Timur. Selain membunuh Yunus, para penjahat itu juga menggondol uang Rp 14,9 juta milik korban. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (25/12/2012).
Keterangan yang dihimpun, Yunus bersama Syamsul Arifin, kernetnya, keduanya warga Kabupaten Lumajang saat itu mengendarai truk N 8606 UY untuk mengangkut beras ke pasar di Kecamatan Sumberasih. Setibanya di Kecamatan Wonoasih, truk itu parkir. Tak lama kemudian, datang tiga orang kawanan "bajing loncat" dan meminta jatah Rp 300 ribu. Salah satu pelaku mengendarai Yamaha Mio.
Yunus dan Arifin sempat ngobrol dengan pelaku, dan Yunus menolak memberikan jatah. Saat ngobrol, seorang pelaku masuk ke truk mengambil uang Rp 14,9 juta di belakang jok. Yunus dan Arifin berusaha merebut uang itu. Arifin jatuh tersungkur setelah dihajar pelaku, sedangkan Yunus ditusuk pisau oleh pelaku lainnya.
Para pelaku pun kabur. Saat kemudian Yunus dilarikan ke RSUD dr Mohammad Saleh oleh warga sekitar lokasi. Namun nyawa Yunus tak tertolong. Jenazah Yunus langsung dimasukkan ke kamar mayat.
Kapolsek Wonoasih Kompol Poerwoto mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. "Kemungkinan pelaku membuntuti korban," katanya, Rabu (26/12/2012).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.