JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah rumah tua di Jalan Pasar Lama Nomor 11A, RT 03 RW 06, Jatinegara, Jakarta Timur, ambruk, Rabu (26/12/2012) malam. Beruntung, sepasang kakak beradik atas nama Bambang Kusnadi (70) dan Khoe Fie Lian (61), penghuni bangunan kuno luput dari insiden.
Khoe Fie Lian mengatakan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, saat dirinya tengah menggunting kertas kopi di lantai bawah, tiba-tiba dia dan sang kakak terkejut mendengar suara gemuruh. Setelah dilihat dari luar, suara gemuruh itu berasal dari lantai dua rumahnya yang ambruk.
"Saya ada di dalam kamar, tiba-tiba bruk, sudah gelap saja. Saya langsung nyari kakak saya terus keluar rumah. Ternyata ambruk," ujarnya kepada Kompas.com di lokasi kejadian, Rabu malam.
Khoe Fie Lian menduga, ambruknya bangunan di lantai dua tersebut dikarenakan faktor umur bangunan yang didirikan sejak zaman Belanda itu.
"Ini memang sudah dari zaman Belanda, nempatin turun temurun dari nenek ke ibu terus ke kami, sebelumnya ada lagi yang nempatin. Memang kalau hujan sedikit-sedikit bocor sih," katanya.
Beruntung, insiden tersebut tak menyebabkan dirinya dan sang kakak yang tengah menderita penyakit stroke tertimpa bangunan. Pasalnya, bangunan sekaligus tembok ambruk ke arah luar. Sementara reruntuhan yang jatuh ke bawah, tertahan oleh lantai bangunan. Ia mengaku hanya mengalami shock atas insiden tersebut.
Kegelisahan kakak beradik yang bingung akan tidur di mana malam ini, sedikit terobati. Pasalnya, beberapa warga setempat telah mempersilahkan kedua warga lanjut usia tersebut untuk menempati sementara rumahnya hingga bangunan siap ditempati kembali.
Berdasarkan pantauan, reruntuhan bangunan yang ambruk jatuh ke sisi barat bangunan. Beruntung sisi tersebut tidak terdapat bangunan sehingga mengurangi kerugian material. Kondisi porak-poranda tersebut sempat menarik perhatian warga untuk datang dan berkerumun.
Editor :
Hertanto Soebijoto
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.