26 Desember 2012

KOMPAS.com: Penjambret di Terowongan Casablanca Dikeroyok Warga

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Penjambret di Terowongan Casablanca Dikeroyok Warga
Dec 26th 2012, 15:48

Penjambret di Terowongan Casablanca Dikeroyok Warga

Penulis : Imanuel More | Rabu, 26 Desember 2012 | 22:05 WIB

Dibaca:

Penjambret di Terowongan Casablanca Dikeroyok Warga

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES

Kawasan Casablanca

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah seorang pelaku penjambretan yang sering beroperasi di seputaran Terowongan Casablanca, Kuningan, Jakarta Selatan, menjadi sasaran amuk warga. Pelaku diamankan ke kantor polisi dalam kondisi babak belur.

"Kejadiannya sekitar pukul 19.00 WIB, Senin (24/12/2012) malam. Korban atas nama Nurul Widiyanti (25), sedangkan tersangka yang diamankan berinisial ES alias Bule (29)," terang Komisaris Riftajuddin, Kanit Reskrim Polsek Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2012).

Riftajuddin menjelaskan, saat korban pulang kerja dan melintasi Jalan Dr. Satrio menggunakan sepeda motor. Ia dibuntuti komplotan penjambret yang terdiri atas empat orang dengan mengendarai dua motor.

Meski sudah diikuti sejak di depan Kuningan City, komplotan tersebut baru beraksi saat berada di Terowongan Casablanca yang kondisinya remang-remang dan tidak begitu ramai dilalui kendaraan.

"Saat di terowongan yang lagi sepi, tersangka ES merampas tas berisi dompet dan HP merek Nokia milik korban," terang Riftajuddin. Korban yang tak berdaya hanya bisa berteriak mengharapkan bantuan. Sementara itu, komplotan pelaku langsung kabur ke arah Timur.

Korban kemudian meneruskan perjalanan ke arah yang sama. Lantaran terburu-buru, salah satu sepeda motor yang dikendarai komplotan tersebut menabrak sepeda motor pengendara lainnya.

Saat dua pelaku terjatuh, korban melintas. Ia langsung teringat wajah pelaku yang merampas tasnya dan segera berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Mendengar teriakan jambret, warga pun langsung menyerbu ke arah motor pelaku. Pengendara motor berhasil meloloskan diri. Namun, Bule mampu dibekuk dan sempat menjadi sasaran bulan-bulanan emosi warga.

"Pelaku ditinggalin rekannya karena korbannya berteriak," jelas Riftajuddin.

Polisi yang tiba di lokasi beberapa saat kemudian kemudian menggiring Bule dan barang bukti hasil kejahatannya ke Mapolsek Setiabudi. Kasus ini tengah dikembangkan untuk membekuk tiga anggota komplotan lainnya yang meloloskan diri.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.