LONDON, KOMPAS.com - Rafael Benites mulai merasa tak aman di Chelsea. Manajer baru yang menggantikan Roberto Di Matteo ini mengaku dirinya bisa saja dipecat sewaktu-waktu, setelah timnya kalah 1-3 dari West Ham, Sabtu (1/12/2012).
Benitez menjadi manajer pertama di era Roman Abramovich yang tak mampu menyuguhkan kemenangan dalam dua pertandingan pertamanya. Dia juga tak disukai suporter. Saat melawan West Ham, suporter Chelsea masih mengeluarkan teriakan, "Kamu tak diterima di sini." Selain itu, ada teriakan lain, "Kamu akan dipecat besok pagi."
Memang, dia baru menangani tim dalam tiga pertandingan. Tapi, karena belum menghadirkan kemenangan, posisinya langsung tak aman. Ditanya apakah dia khawatir akan dipecat sewaktu-waktu, Benitez yang dikontrak sampai akhir musim 2012-13 mengatakan, "Ini terganting apa yang kami lakukan di lapangan. Jika kami mengalami perbaikan di lapangan, maka akan menjadi mudah buat siapa saja."
Ditanya lagi apakah dia 100 persen yakin posisinya di Chelsea aman, ia mejawab, "Tidak, saya tak merasa 100 persen (aman). Kami belum menang dan itu menjadi masalah utama."
Meski begitu, Benitez mengaku tak pernah takut kehilangan pekerjaannya. Selain itu, dia tetap fokus pada tim.
"Hasilnya memang belum bagus. Maka, kami akan mencoba memperbaiki hal-hal yang kuran dan ini butuh waktu. Kita lihat saja," katanya.
Menurut Benitez, cederanya John Terry dan Frank Lampard memengaruhi tim. Chelsea bermain jadi kurang memiliki daya juang yang tinggi.
"Pemain yang cedera akan segera tampl kembali dan mereka memberi karakter atau sesuatu yang berbeda," terangnya. (SCN)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.