01 Desember 2012

KOMPAS.com: Hari Ini, Jokowi Bagikan Kartu Jakarta Pintar

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Hari Ini, Jokowi Bagikan Kartu Jakarta Pintar
Dec 1st 2012, 00:14

Hari Ini, Jokowi Bagikan Kartu Jakarta Pintar

Penulis : Indra Akuntono | Sabtu, 1 Desember 2012 | 06:56 WIB

Dibaca:

Hari Ini, Jokowi Bagikan Kartu Jakarta PintarKOMPAS/WISNU WIDIANTORO Warga antusias mendengarkan penjelasan calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (memegang mikrofon), yang berkampanye di perkampungan padat penduduk di Jalan Gotong Royong, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (28/6/2012). Jokowi mendatangi kampung-kampung padat penduduk untuk menyosialisasikan Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hari ini akan membagikan Kartu Jakarta Pintar (KJP), Sabtu (1/12/2012). Rencananya, sepanjang tahun ini lebih dari 3.000 KJP akan diberikan kepada siswa miskin setingkat SMA dari 111 sekolah (99 swasta dan 12 negeri).

Mulai pukul 08.00 pagi, KJP akan dibagikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di SMA Yappenda, Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk 1.657 siswa.

Jumlah tersebut setara dengan jumlah seluruh siswa miskin yang terdata dan berhak menerima KJP di wilayah Jakarta Utara.

Sementara siswa miskin yang terdata menerima KJP di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Pusat akan dibagikan Jokowi setelahnya.

Jumlah siswa miskin penerima KJP di tiga wilayah ini mencapai 1.066 siswa. Berasal dari 705 siswa di Jakarta Pusat, 290 siswa di Jakarta Timur, dan 71 siswa di Jakarta Selatan.

Sisanya, sebanyak 285 kartu akan dibagikan pada siswa di wilayah Kepulauan Seribu pada waktu yang berbeda.

Untuk diketahui, KJP merupakan salah satu program unggulan di bidang pendidikan hasil inisiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kartu ini berpihak pada peserta didik yang tidak mampu/miskin dan sumber dananya bersumber dari dana rawan putus sekolah masing-masing suku dinas pendidikan lima wilayah dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

KJP diperuntukkan sebagai biaya penunjang kebutuhan personal semisal transport, buku, sepati, baju, gizi, dan lain-lain. Nantinya, masing-masing siswa penerima akan memiliki KJP dalam format Kartu ATM Bank DKI dengan suntikan dana sekitar Rp 240 ribu perbulan.

Tahun ini KJP hanya dibatasi untuk siswa di jenjang pendidikan menengah (SMA/SMK). Namun ke depan, Pemerintah DKI Jakarta tengah mengkaji untuk memberikan kartu serupa untuk siswa di jenjang pendidikan dasar (SD dan SMP).

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.