01 Mei 2013

KOMPAS.com: Data AS dan Eropa Lemah, Harga Minyak Dunia Jatuh

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Data AS dan Eropa Lemah, Harga Minyak Dunia Jatuh
May 1st 2013, 01:36

Data AS dan Eropa Lemah, Harga Minyak Dunia Jatuh

Rabu, 1 Mei 2013 | 08:07 WIB

Dibaca:

Shutterstock Ilustrasi: harga minyak

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak dunia jatuh pada Selasa (30/3/2013) waktu setempat, (Rabu pagi WIB), setelah data manufaktur AS yang lemah dan laporan ekonomi suram Eropa meningkatkan kekhawatiran baru tentang permintaan minyak mentah.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni, menetap di 93,46 dollar AS per barel, turun 1,04 dollar AS dari penutupan Senin.
     
Sementara minyak mentah jenis Brent North Sea untuk pengiriman Juni, jatuh 1,44 dollar AS, ditutup pada 102,37 dollar AS per barel di perdagangan London.
     
Kontrak WTI turun tajam pada awal perdagangan AS, setelah indeks pada aktivitas manufaktur AS di daerah Chicago secara tak terduga merosot ke dalam wilayah kontraksi pada April.

"Apa yang benar-benar memukul sentimen ... angka itu jatuh ke tingkat terendah sejak September 2009," kata Fawad Razaqzada, analis pasar minyak di GFT Markets.

Di sisi lain dari Atlantik, data zona euro menunjukkan tingkat pengangguran mencapai rekor 12,1 persen dan inflasi turun menjadi 1,2 persen, sementara penjualan ritel di Jerman, ekonomi terbesar di Eropa, turun.

"Pasar hanya khawatir bahwa tidak hanya ekonomi AS tetapi juga ekonomi global mungkin agak moderat dan itu menyiratkan permintaan lebih lemah," kata Bart Melek dari TD Securities.

Pasar juga menunggu hasil pertemuan kebijakan bank-bank sentral utama pekan ini, dengan harapan bahwa stimulus akan terus mengalir dalam upaya untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

Pengatur kebijakan Federal Reserve AS, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) akan mengakhiri pertemuan dua hari pada Rabu. Hal ini secara luas diharapkan mempertahankan suku bunga ultra-rendah dan program pembelian obligasi 85 miliar dollar AS per bulan.
     
Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengungkapkan keputusan suku bunga terbarunya pada Kamis. Sebagian besar analis memperkirakan ECB akan memangkas suku bunga acuannya, yang sudah pada titik terendah sepanjang waktu 0,75 persen.

Editor :

Erlangga Djumena

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.