DENPASAR, KOMPAS.com - Meski pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ini karut-marut karena keterlambatan pasokan soal, angka kelulusan siswa SMA di Bali tetap tinggi. Tahun ini angka kelulusan di Bali mencapai 99,95 persen, bahkan melampaui capaian tahun lalu yang mencatatkan kelulusan 99,9 persen.
"Tahun ini di tengah kita khawatir UN terganggu akibat belum lengkapnya naskah soal dan baru bisa melaksanakan tiga hari berikutnya, patut kita bersyukur bahwa Provinsi Bali dengan 20 paket soal anak-anak kita bisa lulus 99,95 persen," ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Bali AA Ngurah Gede Sujaya saat konferensi pers pengumuman hasil UN di Kantor Pemprov Bali, Kamis (23/5/2013) petang.
Dari 26.246 peserta UN tahun ini, 26.233 lulus dan hanya 13 siswa yang tidak lulus. Siswa tidak lulus paling banyak dari program IPS, yakni 10 orang. Sementara tiga siswa lain yang tak lulus, dua berasal dari program IPA dan satu dari program Bahasa.
Dari 9 Kabupaten/Kota di Bali, siswa yang terbanyak tidak lulus berasal dari Kabupaten Buleleng yakni 6 siswa. Selebihnya, 2 siswa tak lulus dari Jembrana, 2 dari Badung, 1 dari Bangli, 1 dari Denpasar, dan 1 dari Tabanan. Hasil kelulusan ini akan diumumkan oleh sekolah ke para siswa, hari ini, Jumat (24/5/2013).
Editor :
Palupi Annisa Auliani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.