AMBON, KOMPAS.com - Malam pergantian tahun menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang terompet di Kota Ambon. Bagaimana tidak, ribuan warga yang memadati kawasan Lapangan Merdeka sebagian besar membawa serta terompet yang dibeli dari para pedagang.
Pantauan di lapangan, warga bahkan berebutan untuk mendapatkan terompet dari pedagang yang menjajakan terompet di sekitar kawasan tersebut.
Salah seorang pedagang terompet, Naryo (36), Senin (31/12/2012) mengakui, dirinya sampai kewalahan untuk melayani penjualan terompet karena warga yang membeli terompet sangat banyak.
Ia menuturkan, 200 terompet dijual habis hanya dalam hitungan 3 jam. "200 terompet yang saya jual sudah laku semuanya, ini saya barusan ambil lagi di rumah, umumnya yang beli anak-anak sama ABG," kata Naryo.
Ia mengungkapkan, meski banyak warga yang membeli terompet dari dia, pendapatan yang diperoleh dibanding tahu lalu agak menurun.
"Mungkin karena hujan, makanya banyak warga juga yang enggan datang ke sini. Kalau tahun kemarin sangat banyak makanya penghasilan kami sangat tinggi," ujarnya.
Pedagang terompet lainnya, Sukiman (40), mengatakan, dari hasil penjualan terompet, ia telah mendapatkan omzet hingga ratusan ribu rupiah.
"Kami jual dari beberapa hari lalu dan hari ini sangat banyak yang membeli. Sampai malam ini saja sudah laku sekitar Rp 400.000," ungkapnya.
Selain pedagang terompet, berkah di malam pergantian tahun baru juga dirasakan sejumlah pedagang asongan dan pedagang bakso. Pantauan di lapangan, puluhan pedagang bakso tampak diserbu warga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.