01 Januari 2013

KOMPAS.com: Pedagang Terompet di Ambon sampai Kewalahan

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Pedagang Terompet di Ambon sampai Kewalahan
Dec 31st 2012, 18:16

Pedagang Terompet di Ambon sampai Kewalahan

Penulis : Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty | Selasa, 1 Januari 2013 | 00:10 WIB

Dibaca:

Pedagang Terompet di Ambon sampai KewalahanKOMPAS/TOTOK WIJAYANTO Arti, pedagang terompet dari Cikarang, Jawa Barat, menunggui dagangannya sembari membuat terompet di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat, Minggu (25/12/2011). Sejak 1980-an, Arti bersama teman-teman sedaerahnya selalu mengahbiskan malam tahun baru di Jakarta untuk menjajakan terompet. Tahun ini aneka model terompet dijualnya, mulai dari harga Rp 3.000 hingga Rp 20.000 per buah.

AMBON, KOMPAS.com - Malam pergantian tahun menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang terompet di Kota Ambon. Bagaimana tidak, ribuan warga yang memadati kawasan Lapangan Merdeka sebagian besar membawa serta terompet yang dibeli dari para pedagang.

Pantauan di lapangan, warga bahkan berebutan untuk mendapatkan terompet dari pedagang yang menjajakan terompet di sekitar kawasan tersebut.

Salah seorang pedagang terompet, Naryo (36), Senin (31/12/2012) mengakui, dirinya sampai kewalahan untuk melayani penjualan terompet karena warga yang membeli terompet sangat banyak.

Ia menuturkan, 200 terompet dijual habis hanya dalam hitungan 3 jam. "200 terompet yang saya jual sudah laku semuanya, ini saya barusan ambil lagi di rumah, umumnya yang beli anak-anak sama ABG," kata Naryo.

Ia mengungkapkan, meski banyak warga yang membeli terompet dari dia, pendapatan yang diperoleh dibanding tahu lalu agak menurun.

"Mungkin karena hujan, makanya banyak warga juga yang enggan datang ke sini. Kalau tahun kemarin sangat banyak makanya penghasilan kami sangat tinggi," ujarnya.

Pedagang terompet lainnya, Sukiman (40), mengatakan, dari hasil penjualan terompet, ia telah mendapatkan omzet hingga ratusan ribu rupiah.

"Kami jual dari beberapa hari lalu dan hari ini sangat banyak yang membeli. Sampai malam ini saja sudah laku sekitar Rp 400.000," ungkapnya.

Selain pedagang terompet, berkah di malam pergantian tahun baru juga dirasakan sejumlah pedagang asongan dan pedagang bakso. Pantauan di lapangan, puluhan pedagang bakso tampak diserbu warga.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.