07 Mei 2013

KOMPAS.com: Rumah dengan Setengah Ton Ganja Berkedok Percetakan

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Rumah dengan Setengah Ton Ganja Berkedok Percetakan
May 7th 2013, 00:12

Rumah dengan Setengah Ton Ganja Berkedok Percetakan

Penulis : Norma Gesita | Selasa, 7 Mei 2013 | 06:26 WIB

Dibaca:

Rumah dengan Setengah Ton Ganja Berkedok Percetakan

Norma Gesita

Tempat Kejadian Perkara (TKP) penggrebekan ganja sebanyak setengah ton di Jalan Bambu Apus RT 09 RW 03, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (6/5/2013)

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Usaha percetakan menjadi kedok rumah kontrakan yang kedapatan menyimpan setengah ton ganja di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Selain percetakan, di rumah ini, juga terdapat sebuah konter penjualan isi ulang pulsa telepon genggam. Rumah ini digerebek Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Senin (6/5/2013).

"Tulisannya sih percetakan, tapi enggak pernah nerima cetak-cetak gitu. Kalau jualan pulsanya sih bener," ujar Wardi (38), salah satu warga di Jalan Bambu Apus Raya, RT 09 RW 03, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Sebelumnya diberitakan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggerebek sebuah rumah yang menyimpan ratusan kilogram ganja. Rumah ini berlokasi di Jalan Bambu Apus RT 09 RW 03, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Warga lain, Gani (42), mengatakan, pemilik rumah kontrakan mengaku sering mendengar suara tak wajar dari kontrakannya. Namun, ketika ditanyakan kepada pengontrak, jawaban yang diberikan adalah pengontrak itu punya usaha membuat sabuk. "Katanya (pemilik kontrakan) malem-malem sering denger 'glebuk-glebuk' gitu. Ngakunya sih bikin gesper, tapi enggak pernah keliatan jual gesper, tuh," ungkap Gani.

Editor :

Palupi Annisa Auliani

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.