02 Mei 2013

KOMPAS.com: Baliho Dicopot, Bibit: Salahku Opo sih

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Baliho Dicopot, Bibit: Salahku Opo sih
May 2nd 2013, 01:39

PILGUB JATENG

Baliho Dicopot, Bibit: Salahku Opo sih?

Penulis : Kontributor Magelang, Ika Fitriana | Kamis, 2 Mei 2013 | 08:24 WIB

Dibaca:

Baliho Dicopot, Bibit: Salahku Opo sih?

KOMPAS.com/IKA FITRIANA

Sebuah balon udara raksasa bergambar pasangan cagub-cawagub Jateng Bibit-Sudijono yang terpasang di atas pohon beringin Alun-alun Kota Magelang, turunkan oleh petugas Satpol PP setempat, Rabu (23/4/2013).

MAGELANG, KOMPAS.com - Calon Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengaku kecewa dengan tindakan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di berbagai daerah yang mencopot sejumlah baliho, spanduk, dan balon udara bergambar dirinya dan pasangannya, Sudijono. Bibit merasa didiskriminasi oleh Panwaslu karena gambar pasangan calon lain tidak dicopot atau diturunkan. "Kenapa hanya gambar saya yang dicopot.

"Salahku opo sih? Saya bekerja untuk rakyat, kok malah gambar saya saja yang dicopot. Jangan begitulah, biarkan demokrasi berjalan," ujarnya di Kota Magelang, Rabu (1/5/2013) kemarin.

Terkait itu, calon Gubernur incumbent itu melapor ke Panwaslu dan Panwasda. Sekaligus, Bibit melontarkan protes karena tindakan itu dinilai tidak adil. "Gambar saya di mana-mana dicopot, sedangkan gambar pasangan lain tidak. Tentu ini tidak baik bagi kehidupan demokrasi ini. Toh nanti juga rakyat yang memilih. Biarkan saja terpasang dan jangan asal copot, ini tidak adil," tegas Bibit.

Secara terpisah, Ketua Panwaslu Kota Magelang, Basmar Perianto Amron memberikan konfirmasi, sejumlah alat peraga kampanye pasangan Bibit -Soedjiono yang diturunkan petugas berada di dalam kawasan zona putih kampanye. "Penurunan balon tersebut, memang kami lakukan karena tidak sesuai dengan peraturan. Apalagi, kawasan alun-alun merupakan tempat larangan untuk pemasangan alat peraga dan atribut kampanye," kata Basmar.

Kepala Satpol PP Kota Magelang Singgih Indri Pranggana menyatakan, pihaknya tidak akan tebang pilih dalam menangani pelanggaran pemasangan alat peraga pilgub. Pihaknya juga komitmen untuk tetap menindak secara tegas pemasangan banner, spanduk dan sejenisnya bila dipasang di kawasan zona putih. "Kami tidak tebang pilih, seluruhnya yang penempatan di tempat larangan seperti tiang listrik, pohon perindang dan fasilitas publik lainnya selama secara normatif dilarang, maka kami akan mencopotnya. Karena tidak mungkin pihak penyelenggara akan mencopot sendiri," ujarnya. 

Editor :

Glori K. Wadrianto

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.