LONDON, Kompas.com - Kekalahan memalukan dari Manny Pacquiao sempat membuat petinju Inggris, Ricky Hatton berniat mengakhiri hidupnya dengan menggunakan pisau.
Hatton, dipukul KO oleh Manny Pqcuiao di ronde kedua saat keduanya bertemu pada Mei 2009 silam. Kekalhaan ini membuat Hatton yang kini berusia 34 tahun tenggelam dan baru akan kembali ke ring bulan depan.
Hatton mengenang hari-hari setelah kekalahan dari Pacquiao sebagai hari yang gelap buat dirinya. Setiap pagi, kekasihnya selalu merebut pisau yang dipegang Hatton dan akan digunakan untuk bunuh diri.
"Hampir setiap pagi, kekasih saya harus turun dan merebut pisau dari tangan saya. saya pernah hampir mengiris tangan dan sering menangis tanpa alasan," kenang Hatton.
"Semua berubah setelah saya memiliki putri. Saya tidak ingin lagi mengulangi hal itu demi anak-anak saya dan saya akan selalu emngutamakan keluarga saya," lanjut Hatton.
Petinju Inggris ini akan kembali ke atas ring untuk menghadapi petinju Ukraina, Vyacheslav Senchenko di Manchester Evening News Arena pada 24 November mendatang.
Hatton mengaku kekalahan dari Pacquiao dan -sebelumnya, - Floyd Mayweather Jr membuat dirinya merasa gagal dan malu. "Banyak orang yang menghibur saya dengan mengatakan saya kalah dari dua petinju terbaik di dunia. Tetapi bagi saya setiap kekelahan itu adalah kegagalan dalam hidup. Keinginan memperbaiki kegagalan inilah yang membuat saya kembali."
Editor :
A. Tjahjo Sasongko
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.