BASEL, Kompas.com - Roger Federer dan Juan Martin del Potro akan bertemu di final Basel Terbuka, Minggu (28/10/2012). Ini akan jadi pertemuan pertama mereka sejak pertarungan di Olimpiade bulan Agustus lalu.
Federer dan Del Potro lolos setelah menyingkirkan lawan-lawan mereka dari Perancis, Sabtu (27/10). Del Potro mengalahkan Richard Gasquet 6-2, 6-2 untuk mencapai final kelimanya tahun ini, sedangkan Federer, petenis peringkat satu dunia, sempat menemui perlawanan dari Paul-Henri Matheiu sebelum kemudian menang 7-5, 6-4.
Federer hampir selalu menjadi perusak tahun yang sangat baik bagi Del Potro. Peraih 17 gelar grand slam ini memenangi enam pertemuan melawan petenis Argentina itu di lapangan tanah liat, rumput, maupun lapangan keras.
Pertemuan terkini mereka adalah pada semifinal Olimpiade di Wimbledon, di mana Federer memenangi set terakhir yang memainkan 36 game. Del Potro, yang meraih gelar ketiganya pada tahun ini di Wina pekan lalu, juga kalah dari Federer di perempat final Australia dan Perancis Terbuka, final Rotterdam, perempat final Indian Wells, dan semifinal Dubai.
Secara keseluruhan, Federer memenangi 13 dari 15 pertemuan di mana dua kemenangan Del Potro atas petenis Swiss ini terjadi di final AS Terbuka 2009 dan Final Tur Dunia di tahun yang sama.
"Anda harus melepaskan pukulan kemenangan setiap saat dan melihat apakah anda memiliki kesempatan menang, hanya ada sedikit pemain yang dapat mengalahkan dia," kata Del Potro kepada para pewarta.
"Tahun ini, saya telah enam kali kalah dari dia, saya sangat dekat di Olimpiade dan saya sempat unggul di Perancis Terbuka.
"Itu akan memberiku kesempatan untuk meyakinkan diriku saat menghadapi dia dan melihat seberapa jauh saya telah datang.
"Hal yang penting adalah tetap mendekat ke lima besar," tambah Del Potro, yang menepikan sejumlah masalah cedera, termasuk cedera pergelangan tangan yang membuat dirinya absen pada sebagian besar musim 2010, untuk kembali berpartisipasi di kejuaraan-kejuaraan tenis dunia.
Bagi Federer, keberhasilannya menuju final ini membuat dia semakin dekat dengan asa meraih gelar keenam di tanah kelahirannya.
Editor :
Aloysius Gonsaga Angi Ebo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.