27 Oktober 2012

KOMPAS.com: Dua Wartawan Sulut Dianiaya Orang Tak Dikenal Hingga Pingsan

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Dua Wartawan Sulut Dianiaya Orang Tak Dikenal Hingga Pingsan
Oct 26th 2012, 19:21

Dua Wartawan Sulut Dianiaya Orang Tak Dikenal Hingga Pingsan

Penulis : Kontributor Manado, Ronny Adolof Buol | Sabtu, 27 Oktober 2012 | 02:10 WIB

Dibaca:

MANADO, KOMPAS.com - Dua wartawan Sulawesi Utara menjadi korban penganiayaan sekelompok orang tak dikenal, Kamis (25/10/2012) dinihari. Kedua korban yakni Risky Pogaga (Wartawan Harian Media Sulut) dan Hendra Lumanauw (Wartawan Koran Manado) saat ini dirawat di Rumah Sakit.

Dari keterangan yang diperoleh Jumat (26/10/2012), Risky menderita luka di sekujur tubuh, patah tulang hidung dan mengalami pendarahan otak. Sementara Hendra menderita luka dan memar di sekujur tubuh serta mengalami luka sobek di bagian kepala.

Peristiwa bermula ketika kedua korban bersama rekannya, Bryant, selepas tugas liputan bermaksud bersantai di Corner Cafe. Pada saat ketiganya sedang berada di dalam cafe, tiba-tiba seorang pria berpostur tinggi berkemeja putih menghampiri Risky dan langsung memegang kerah bajunya serta membentak, "kamu bajingan ya!", tanpa alasan yang jelas.

Mendapat perlakuan kasar serta merasa tidak punya permasalahn, Risky secara spontan mendorong pria tersebut yang memicu adu mulut, hingga dilerai oleh petugas keamanan cafe. Namun kejadian tidak berhenti sampai disitu. Ketika hendak pulang ternyata pelaku bersama teman-temannya menunggu di luar. Di halaman parkir cafe, Risky, Hendra dan Bryan dikeroyok dan dianiaya para pelaku hingga babak belur.

Hendra dan Bryan mengaku melihat salah satu pelaku sempat memgeluarkan senjata api. Ketiga korban dianiayai hingga pingsan. Usai puas menganiayai korban, para pelaku yang berjumlah sekitar 10 orang langsung melarikan diri.

Warga yang melihat ketiga korban sudah pingsan mencoba menolong dengan membawa korban ke rumah sakit. Risky dibawa ke RS Siloam, sementara Hendra dan Bryan dibawa ke RS Prof Kandouw.

Sementara itu, Pemred Media Sulut, Rio Rumagit sangat menyayangkan peristiwa tersebut. Menurut Rumagit, semestinya pihak keamanan Corner Cafe bisa melerai penggeroyokan tersebut. "Itu kan terjadi masih di halaman parkir cafe, semestinya pihak security datang membantu untuk melerai," kata Rumagit.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.