01 April 2013

KOMPAS.com: Golkar Minta Polisi Usut Pelaku di Balik Pembakaran

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Golkar Minta Polisi Usut Pelaku di Balik Pembakaran
Apr 1st 2013, 04:57

Golkar Minta Polisi Usut Pelaku di Balik Pembakaran

Penulis : Christoporus Wahyu Haryo P | Senin, 1 April 2013 | 11:25 WIB

Golkar Minta Polisi Usut Pelaku di Balik Pembakaran KOMPAS.COM/UCENG HUSAINKantor Wali Kota Palopo, Sulawesi Selatan, dibakar massa pendukung salah satu pasangan calon wali kota-wakil wali kota Palopo, usai penetapan pemenang Pemilihan Wali Kota Palopo, Minggu (31/3/2013).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono meminta kepolisian untuk mengusut pelaku yang berada di balik massa yang membakar kantor Partai Golkar di Palopo, Sulawesi Selatan. Di sisi lain, Agung meminta kader Golkar di Palopo tidak terpancing oleh pembakaran itu.

"Kami minta petugas keamanan agar mencegah kerusuhan tidak meluas, serta menindaklanjuti dengan investigasi untuk mencari siapa yang menggerakkan. Apapun alasannya tidak boleh dibiarkan tindakan anarkis itu," kata Agung, Senin (1/4/2013).

Seperti diberitakan sebelumnya, Kompas (1/4/2013), massa pendukung calon wali kota/wakil wali kota yang kalah, Haidir Basir-Thamrin Jufri, Minggu (31/3/2013), diduga membakar enam gedung perkantoran karena tidak menerima kekalahan itu. Kerusuhan terjadi sebagai buntut pemilihan kepala daerah di Kota Palopo, Sulsel.

Perkantoran yang dibakar massa antara lain kantor Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar, kantor Wali Kota Palopo, kantor Dinas Perhubungan, kantor Panitia Pengawas Pemilu, kantor Kecamatan Wara Timur, dan kantor harian Palopo Pos. "Partai Golkar minta semua pihak menahan diri. Kami tidak serta-merta menuduh siapa pihak yang berada dibalik aksi itu," kata Agung.

Partai Golkar merupakan pengusung pasangan calon kepala daerah Judas Amir-Akhmad Syarifuddin. Haidir-Thamrin diusung Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kebangkitan Bangsa, dan sejumlah partai politik lain.

Dalam pemilihan kepala daerah putaran pertama pada 22 Januari lalu, Haidir-Thamrin meraih 19.561 suara dan Judas-Akhmad 19.489 suara. Keduanya pun lolos ke putaran kedua mengalahkan lima pasangan calon lain. Dalam rekapitulasi penghitungan suara putaran kedua, Judas-Akhmad berbalik unggul dengan 37.469 suara. Haidir-Thamrin meraih 36.731 suara. Partisipasi pemilih 69,11 persen.

Menyikapi kerusuhan itu, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat memberlakukan jam malam sejak pukul 19.00 hingga pukul 04.00 Wita.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.