JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran Eza Gionino yang ditahan Polres Metro Jakarta Selatan akibat tindak pidana penganiayaan terhadap rekan seprofesi sekaligus mantan kekasihnya, Ardina Rasti, telah membuat sang ibu, Ruch Gaya, bersedih.
"Dia (Ruch) berusaha kuat, tapi secara manusiawi hati seorang ibu pasti hancur," ujar kuasa hukum Eza, Hendrik Jehaman, di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2013).
Hendrik mengatakan wajar apabila Ruch begitu mencemaskan Eza, yang resmi menjadi tahanan Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (30/1/2013). "Dia minta bertemu anaknya, dia mau pastikan anaknya baik-baik saja," ungkap Hendrik.
Pria yang bernama lahir Muhammad Eza Fahveli resmi ditahan setelah pihak kepolisian mengeluarkan surat penahanan bernomor SP HAN/32/1/2013/PMJ/Restr Jakarta Selatan tanggal 30-1-2013 LP/2134/K/I/2013/PMJ/Restr/Jakarta Selatan terkait dugaan penganiayaan terhadap Ardina saat masih menjadi kekasihnya.
Bahkan, sebelum berada di balik jeruji besi, tanda-tanda tersebut akan menjadi tahanan sebenarnya sudah terasa sejak Selasa (29/1/2013) malam. Ketika itu kuasa hukum Eza, Hendrik Jehaman SH mengatakan bahwa kliennya sudah harus menginap di Polres Jakarta Selatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.