01 Maret 2013

KOMPAS.com: Kampung Maling

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Kampung Maling
Feb 28th 2013, 23:48

Kampung MalingKOMPAS/HERU SRI KUMORODeretan kursi kosong saat berlangsung Rapat Paripurna DPR RI.

KOMPAS.com - "Kampung maling". Istilah ini sempat memicu kericuhan dalam rapat kerja gabungan Jaksa Agung (saat itu) Abdul Rahman Saleh dengan Komisi II dan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat pada 17 Februari 2005. Saat itu, anggota Komisi III, Anhar, mengatakan, "Jangan sampai Bapak Jaksa Agung seperti ustaz di kampung maling."

Anhar mengatakan hal itu untuk meminta Jaksa Agung lebih serius menindak bawahannya yang diduga melakukan pelanggaran hukum. Namun, Jaksa Agung keberatan dengan istilah itu dan minta Anhar mencabut omongannya.

Mungkin terinspirasi oleh peristiwa itu, buku memoar Abdul Rahman saat menjadi Jaksa Agung diberi judul Bukan Kampung Maling, Bukan Desa Ustadz: Memoar 930 Hari di Puncak Gedung Bundar.

Namun, tidak hanya Abdul Rahman yang keberatan dengan istilah kampung maling. Pada 17 Oktober 2012, Ketua DPR Marzuki Alie juga keberatan jika parlemen disebut sebagai kampung maling. Pernyataan itu disampaikan Marzuki menanggapi tudingan maraknya korupsi di lingkungan DPR. Buktinya, ada sejumlah anggota DPR yang harus diproses hukum karena kasus korupsi.

"Nyanyian" Nazaruddin

Muhammad Nazaruddin menjadi salah satu anggota DPR periode 2009-2014 yang diproses hukum karena kasus korupsi. Awalnya, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat tersebut ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi dalam pembangunan wisma atlet SEA Games di Jakabaring, Palembang. Namun, dia lalu membuka kasus lain, seperti proyek pembangunan kompleks olahraga di Hambalang, Bogor, dan dugaan politik uang saat Kongres Partai Demokrat pada Mei 2010 di Bandung, Jawa Barat.

"Saya masih sulit memahami Nazaruddin yang setelah ditangkap bukannya lalu diam. Namun, (dia) justru banyak bercerita, dan belakangan ceritanya itu menjadi kasus," kata M Qodari dari Indo Barometer.

Sejumlah pihak memang diproses hukum akibat kasus yang dibuka Nazaruddin. Mereka misalnya mantan anggota DPR Angelina Sondakh serta mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng. Keduanya mantan pejabat teras Partai Demokrat.

Terakhir, "nyanyian" Nazaruddin mengakibatkan Anas Urbaningrum menyatakan berhenti dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat karena ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Kasus mobil Toyota Harrier yang diduga diterima Anas pertama kali dibuka oleh Nazaruddin.

Setelah Anas menjadi tersangka, banyak muncul rumor tentang kasus lain. Sebut saja dugaan penggelembungan suara oleh partai tertentu dalam Pemilihan Umum 2004, akan dibukanya kasus pemberian dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun untuk Bank Century, serta beredarnya dokumen aliran dana kepada sejumlah pihak dalam sejumlah kasus.

Terkait munculnya berbagai rumor belakangan ini, kondisinya mirip saat Nazaruddin menjadi buron hingga tertangkap di Cartagena, Kolombia, pada Agustus 2011. Bedanya, saat itu sumbernya jelas, yaitu Nazaruddin. Sekarang, sumber rumor tersebut tidak jelas.

Di atas segalanya, mungkin inilah fenomena kampung maling. Banyak orang punya kasus. Para pelakunya akan saling membuka kasus jika sedang tidak kompak atau ada gesekan di dalamnya. Semoga dugaan itu tidak benar.... 

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

KOMPAS.com: Diragukan, Anas Urbaningrum Berani Ungkap Century

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Diragukan, Anas Urbaningrum Berani Ungkap Century
Feb 28th 2013, 23:48

Diragukan, Anas Urbaningrum Berani Ungkap CenturyKOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOMantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum saat sesi wawancara dengan Kompas TV di kediamannya di Jakarta, Kamis (28/2/2013). Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Anas sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan pusat olahraga Hambalang, Bogor.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum diduga sedang membangun posisi tawar di internal Demokrat. Kecil kemungkinan Anas berani membuka kasus pemberian dana talangan untuk Bank Century dan dugaan penggelembungan suara di Pemilu 2009.

"Anas tentu tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, tapi juga pengikutnya. Jadi, dia sedang membangun posisi tawar, misalnya baik dia mundur, tetapi pengikutnya jangan dibumihanguskan di Demokrat," kata M Qodari dari Indo Barometer, Kamis (28/2/2013), di Gedung DPR, Jakarta.

Penyusunan daftar calon anggota legislatif Pemilu 2014 dapat menjadi bagian dari kompromi terhadap posisi tawar Anas.

Yunarto Wijaya dari Charta Politika melihat mantan Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam itu hanya ingin buka-bukaan secara politik. Anas hanya ingin membuka wajah lain Demokrat dan Yudhoyono.

Pengamat politik Universitas Indonesia, Andrinof Chaniago, melihat kunjungan para tokoh ke rumah Anas memberi simpati sebagai hal positif. "Tetapi, jika mereka mengeluarkan pernyataan terhadap kasus hukum Anas, saya khawatir langkah-langkah mereka bias," ujar Chaniago.

Pengamat politik Universitas Airlangga, Airlangga Pribadi, menyatakan, tidak munculnya tokoh-tokoh senior Demokrat membuktikan adanya konflik besar di tingkat internal.

Ketua umum

Sementara itu, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman, menyatakan, ada dua kemungkinan untuk pengganti Anas, yaitu menggelar kongres luar biasa dan menunjuk pelaksana tugas (plt) ketua umum.

Peneliti politik Soegeng Sarjadi Syndicate, Ridho Imawan Hanafi, mengemukakan, penunjukan plt ketua umum akan berhadapan dengan persepsi publik bahwa Yudhoyono otoriter atau dianggap melebihi kewenangan semestinya. "Dominasi figur tidak otomatis negatif selama dipakai untuk membangun sistem. Akan negatif jika dominasi digunakan untuk melanggengkan pengaruh," ujarnya.

Pengajar politik Universitas Gadjah Mada, Ari Dwipayana, menyebutkan, jika plt ketua umum ditunjuk Yudhoyono, hal itu memperlihatkan dominannya pendekatan kekuasaan dibandingkan dengan pendekatan pelembagaaan konstitusi partai.

Mencari ketua umum adalah persoalan berat bagi Demokrat yang ditinggal Anas dan menyandarkan kekuatan pada figur Yudhoyono. Ketua umum harus menaikkan elektabilitas, meningkatkan soliditas, dan menerjemahkan strategi Yudhoyono selaku Ketua Majelis Tinggi Demokrat. "Sulit dapat memenuhi ketiga kebutuhan itu sekaligus," ujar Direktur Eksekutif Pol- Tracking Institute Hanta Yuda AR.

Di sejumlah daerah, harapan untuk pengganti Anas mengemuka. Selain harapan akan figur bersih, santun, dan cerdas, sejumlah nama sudah dikemukakan, seperti Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Ketua DPR Marzuki Alie. (NWO/ONG/DIK/ATO/UTI/EGI/TIF)

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Skandal Proyek Hambalang
Krisis Demokrat

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

KOMPAS.com: Bank Beri Kredit Biaya Pendidikan

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Bank Beri Kredit Biaya Pendidikan
Feb 28th 2013, 23:48

SOLO, KOMPAS.com - Sebanyak 24 siswa peserta pendidikan dan pelatihan (diklat) perawatan pesawat terbang kerjasama GMF AeroAsia dan Solo Techno Park (STP) mendapatkan kredit untuk membiayai pendidikan mereka.

Kredit ini dilunasi siswa dalam waktu tiga tahun terhitung setelah lulus pelatihan yang berlangsung selama sembilan bulan. Besar kredit Rp 27,5 juta per siswa dari Indonesia Eximbank dengan bunga enam persen per tahunnya.

Kredit ini dilunasi siswa dalam waktu tiga tahun terhitung setelah lulus pelatihan yang berlangsung selama sembilan bulan. Besar kredit Rp 27,5 juta per siswa dari Indonesia Eximbank dengan bunga enam persen per tahunnya.

"Ini pertama kali kami memberi kredit untuk biaya pendidikan. Perawatan pesawat ini ada kandungan ekspornya karena GMF juga merawat pesawat-pesawat dari maskapai luar negeri sehingga kami menyalurkan kredit ini," kata Direktur Pelaksana Indonesia Eximbank Basuki Setyajid usai Penandatanganan Perjanjian Kredit Pembiayaan Kepada Siswa Diklat Basic Aircraft Structure di STP, Solo, Jawa Tengah, Kamis (28/2).

Total biaya pendidikan Rp 55 juta, sebesar Rp 27,5 juta ditalangi oleh Indonesia Eximbank, sisanya ditanggung oleh GMF AeroAsia. Siswa langsung bekerja di GMF Aeroasia setelah lulus diklat. "Tiga siswa terbaik akan kami gratiskan, tidak perlu membayar kreditnya," kata Basuki.

General Manager Human Capital Development GMF AeroAsia Ali Hartanto mengatakan, kebutuhan teknisi di bidang perawatan pesawat sangat besar. Pihaknya akan merekrut banyak tenaga untuk mengisi kebutuhan ini.

"Bisnis perawatan pesawat semakin besar seiring dengan semakin berkembangnya industri penerbangan. Saat ini kami memiliki tiga hanggar perawatan. Target kami akan menambah menjadi lima hanggar," kata Ali.

Dari 200 pesawat yang dimiliki maskapai Garuda Indonesia, sebanyak separuhnya tengah menjalani perawatan yang dikerjakan oleh GMF AeroAsia. Selain itu, GMF juga merawat armada-armada dari maskapai penerbangan domestik lainnya serta maskapai asing.

Direktur Pelayanan dan Pengembangan STP Gampang Sarwono mengatakan, pihaknya berencana menerima empat angkatan siswa diklat perawatan dasar pesawat setiap tahunnya dalam kerjasama dengan GMF AeroAsia. Setiap angkatan terdiri dari 24 siswa. Pendidikan enam bulan dijalani di STP dan tiga bulan di GMF AeroAsia.

Saat ini pihaknya juga sudah membuka kembali pendaftaran untuk gelombang pendidikan yang akan dimulai Mei mendatang. "Program ini terbuka untuk lulusan SMA jurusan IPA dan SMK jurusan Teknik dari semua daerah. Yang sudah mendaftar sejauh ini sudah lebih dari 30 orang," kata Gampang.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

KOMPAS.com: Bom di Afganistan Tewaskan 10 Orang

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Bom di Afganistan Tewaskan 10 Orang
Feb 28th 2013, 22:49

Bom di Afganistan Tewaskan 10 Orang

Jumat, 1 Maret 2013 | 04:48 WIB

Dibaca:

Bom di Afganistan Tewaskan 10 Orangshutterstock Ilustrasi bom

ASAD ABAD, KOMPAS.com - Ledakan bom pinggir jalan menewaskan sedikitnya sepuluh orang, termasuk delapan polisi, di daerah Kunar, Afghanistan timurlaut, Kamis (28/2/2013), kata beberapa pejabat.

Pemboman itu, yang terjadi di distrik Dangam di Kunar, provinsi bergolak Afghanistan yang berbatasan dengan Pakistan, menghantam sebuah kendaraan yang membawa empat polisi. yang sebelumnya selamat dalam ledakan bom pinggir jalan lain. Polisi tersebut dibawa untuk mendapatkan perawatan karena luka-luka mereka dalam serangan itu, kata Gubernur Dangam Hamish Gulab Shinwari kepada AFP.

"Keempat polisi yang terluka itu dibawa dengan kendaraan sipil yang sedang lewat oleh rekan-rekan mereka menuju klinik terdekat. Namun kendaraan itu dihantam oleh ledakan ranjau lain Taliban," kata Shinwari.

Delapan polisi dan dua warga sipil di dalam kendaraan itu tewas, katanya.

Insiden itu dan jumlah korban dikonfirmasi oleh Gubernur Kunar Fazlullah Wahidi, yang mengatakan bahwa seorang wanita di kendaraan itu juga cedera serius akibat ledakan tersebut.

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, namun pejabat-pejabat itu menuduh Taliban sebagai pelakunya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

28 Februari 2013

KOMPAS.com: Pires Beri Jokowi Kostum Nomor 10, Basuki Nomor 7

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Pires Beri Jokowi Kostum Nomor 10, Basuki Nomor 7
Feb 28th 2013, 09:49

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama siang ini mendapatkan tamu spesial yaitu pesepak bola legendaris asal Perancis, Robert Pires. Dalam kesempatan itu, mantan pemain Arsenal itu juga memberi hadiah sepasang kostum Arsenal kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Basuki.

Jokowi mendapat jersey menggunakan nama dirinya dengan nomor 10. Adapun Basuki mendapat jersey dengan nomor punggung 7. "Saya pas pertama ketemu, kok kayak pernah lihat di mana ini orang. He-he-he... Untunglah saya pegang trofinya juga," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Kamis (28/2/2013).

Terkait pembicaraannya bersama Pires, Basuki menyampaikan bahwa pada Juli nanti, Jakarta akan kedatangan tim dengan julukan "The Gunners" tersebut. Kunjungan Arsenal ke Indonesia itu merupakan bagian dari tur pramusim mereka di Asia.

"Juli nanti full team-nya Arsenal akan datang ke Jakarta. Ya, saya terima kasih saja mereka mau datang ke Jakarta," kata Basuki.

Basuki mengatakan, ia sering melihat aksi Pires melalui televisi. Setiap ada saluran olahraga, ia terkadang melihat pemain Arsenal tahun 1990-2000-an tersebut. Ia juga bangga dapat berfoto bersama Pires dengan mengangkat trofi yang dibawa oleh Pires ke Balaikota.

"Trofinya berat dan berlapis emas, lumayan. Kalau enggak salah, itu trofi yang pernah dimenangi Arsenal menang Liga FA Cup," kata Basuki. Arsenal terakhir kali meraih gelar juara pada Piala FA 2005. Waktu itu Pires juga ikut bermain di final bersama klub asal London tersebut melawan Manchester United.

Di akhir kesempatan, Basuki menyatakan sangat senang mendapat kostum dari Pires. Ia sengaja memilih nomor 7 karena nomor itu merupakan nomor kebanggaannya. "Pak Jokowi dapat kaos juga tulisan Jokowi nomor 10. Saya dapat nomor 7 karena nomor 7 angka kesukaan saya kalau main bola," ujar pria yang akrab disapa Ahok itu.

Untuk mendapatkan kostum bernomor 7 itu, sebelumnya Pires bertanya terlebih dahulu kepada Basuki. Ternyata, nomor kegemaran Basuki sama dengan nomor punggung yang dipakai oleh Pires selama merumput bersama Arsenal. Angka 7 juga menggambarkan nomor urut Partai Indonesia Baru yang membawa Basuki menjadi Bupati Belitung Timur.

"Terus, kalau 7 itu kan angka sempurna. Hari mentok-mentok ada 7 hari, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu... he-he-he. Kalau 7 pas Hari Minggu jadi santai, tidak kerja, enak kan angka 7... ha-ha-ha...," kata Basuki seraya bercanda.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

KOMPAS.com: Badai Rusty Sebabkan Cuaca Yogyakarta Cerah

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Badai Rusty Sebabkan Cuaca Yogyakarta Cerah
Feb 28th 2013, 09:49

YOGYAKATA, KOMPAS.com -- Badai tropis Rusty yang berada di utara Australia sejak Jumat (22/2/2013) mengakibatkan gangguan cuaca jangka pendek, sehingga cuaca Yogyakarta dan sekitarnya menjadi cerah meskipun masih berada di musim hujan.

"Munculnya badai Rusty mengakibatkan perubahan pola angin di atas wilayah Yogyakarta sehingga beberapa hari terakhir ini cuaca cenderung lebih cerah," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta, Tony Agus Wijaya di Yogyakarta, Kamis.

Badai tropis Rusty terjadi di perairan sebelah barat Australia bertekanan udara 985 mb dengan kecepatan maksimal di pusat badai mencapai 45 knots yang bergerak ke selatan.

Selain mengakibatkan cuaca menjadi lebih cerah, badai Rusty tersebut juga meningkatkan kecepatan angin di laut selatan Yogyakarta menjadi lebih dari 40 kilometer (km) per jam. Rata-rata kecepatan angin di laut selatan adalah 10-20 km per jam saat cuaca normal.

"Meningkatnya kecepatan angin tersebut juga mengakibatkan gelombang laut menjadi lebih tinggi, yaitu sekitar lima meter. Padahal, rata-rata tinggi gelombang adalah kurang dari dua meter," katanya.

Menurut dia, gangguan cuaca jangka pendek tersebut akan segera berakhir pada akhir pekan ini karena badai Rusty semakin menjauhi wilayah Indonesia.  

"Dalam beberapa hari ke depan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan kembali turun di wilayah Yogyakarta," katanya.

Seiring dengan kembalinya kondisi cuaca menjadi normal, Tony juga mengingatkan masyarakat untuk mewasdapai munculnya angin kencang skala lokal.

Angin kencang lokal, lanjut dia, berpotensi muncul seusai cuaca cerah selama beberapa hari.

"Saat cuaca cerah, terjadi pembentukan awan cumulo nimbus (CB) yang berpotensi mengakibatkan hujan ekstrem dan angin kencang. Karenanya, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan," katanya.

BMKG memperkirakan, musim hujan di wilayah Yogyakarta baru akan berakhir pada April, dan sejak Maret intensitas hujan akan terus berkurang sedikit demi sedikit.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

KOMPAS.com: RSUD Surabaya Tambah Alat Endoskopi Rp 4 Miliar

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
RSUD Surabaya Tambah Alat Endoskopi Rp 4 Miliar
Feb 28th 2013, 08:49

RSUD Surabaya Tambah Alat Endoskopi Rp 4 Miliar

Penulis : Kontributor Surabaya, Achmad Faizal | Kamis, 28 Februari 2013 | 15:07 WIB

Dibaca:

RSUD Surabaya Tambah Alat Endoskopi Rp 4 MiliarKOMPAS.com/Achmad Faizal Peralatan endoskopi RSUD dr Soetomo.

SURABAYA, KOMPAS.com -- Masyarakat Jawa Timur kini tidak perlu lagi mencari perawatan rumah sakit sampai ke luar negeri. Sebab sebentar lagi RSUD dr Soetomo, Surabaya akan mendatangkan peralatan mutakhir perawatan pasien penyakit saluran pencernaan (endoskopi) dari Jepang seharga Rp 4 miliar.

Menurut Direktur Utama RSUD dr Soetomo Surabaya, dr Dodo Anondo, seperangkat alat endoskopi tersebut dibeli bukan dari dana APBD Provinsi Jatim, melainkan dana hibah dari Badan Kerjasama Internasional Pemerintah Jepang atau Japan Internasional Cooperation Agency (JICA).

"Dalam waktu dekat peralatan tersebut akan didatangkan ke Surabaya, untuk membantu pengobatan pasien yang memerlukan tindakan endoskopi," katanya, Kamis (28/2/2013).

Menurutnya, peralatan endoskopi dengan komponen dan sistem teknologi terbaru itu akan berfungsi lebih akurat dan efektif dalam mendiagnosa penyakit saluran pencernaan pasien, sehingga dokter akan lebih cepat memberikan solusi dan penanganan. Karena menurut dia, tindakan endoskopi yang tidak cepat dan akurat, akan sangat berbahaya bagi pasien.

Selama ini, kata Dodo, di RSUD dr Soetomo hanya ada satu perangkat alat endoskopi. Jumlah itu dirasa kurang jika dibanding jumlah pasien yang terus meningkat.

"Kalau soal tenaga ahli di bidang endoskopi, kami tidak kekurangan. Hanya saja minimnya peralatan memang seringkali menjadi kendala di sini," ujarnya.

Karena bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, tenaga ahli di bidang Endoskopi RSUD dr Soetomo, tidak pernah kekurangan. Bahkan, sejumlah rumah sakit swasta mengirim beberapa tenaga ahlinya untuk memperdalam pengetahuan dan praktik endoskopi di RSUD dr Soetomo.

Endoskopi dalam istilah kedokteran dikenal sebagai tindakan pengobatan ke dalam saluran pencernaan yang mengunakan peralatan berupa teropong endoskop yang dapat dipantau melalui monitor. Selain dapat melihat dengan jelas lokasi dan jenis kelainan dalam rongga saluran cerna, tindakan ini dianggap berisiko lebih ringan daripada tindakan operasi.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions