28 Februari 2013

KOMPAS.com: Menpora Bentuk Satgas Normalisasi

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Menpora Bentuk Satgas Normalisasi
Feb 28th 2013, 07:47

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo mengumumkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Normalisasi untuk mengawal Kongres PSSI yang rencananya digelar pada 17 Maret 2013.

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, satgas ini terdiri dari dua unsur, yakni penasehat dan pelaksana yang diisi dari beberapa elemen, baik di dalam maupun di luar pemerintahan.

"Pembentukan Satgas ini  bertujuan untuk mengawal solusi dari FIFA dalam penyelesaian persoalan sepak bola nasional," ujar Roy Suryo dalam jumpa pers di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (28/2/2013).

Untuk unsur penasehat akan diisi Agum Gumelar. Mantan Ketua Umum PSSI dan Komite Normalisasi itu sekaligus menjadi Wakil Ketua Satgas.

Agum akan bekerja bersama Ketua KOI, Rita Subowo, yang ditunjuk menjadi ketua. Selain Agum, Kemenpora juga melibatkan anggota Komisi X DPR-RI, Utut Adianto.

Grandmaster catur itu diposisikan menjadi anggota bersama tiga staf ahli Menpora, Heru Nugroho, Eko Indrajit, Ivana Lie, dan Ketua KONI Tono Suratman.

"Unsur penasehat dalam keanggotaan Satgas mempunyai tugas untuk memberikan arahan, pertimbangan, dan nasehat secara perorangan maupun kolektif kepada unsur pelaksana keanggotaan Satgas, baik diminta atau tidak," tambah Roy.

Sementara itu untuk unsur pelaksana, Menpora melibatkan beberapa pihak, antara lain wartawan olahraga senior, Yesayas Oktavianus. Yesayas akan menjabat sebagai wakil ketua.

"Untuk ketua ditempati Faisal Abdullah. Selanjutnya, posisi sekretaris ditempati Victor Emanuel, wakil sekretaris adalah Muhammad Kusnaeni. Anggotanya terdiri dari Ganjar Laksamana Bonaparta, Ferril Raymond Hattu, Apung Widiadi, Valentino Simanjuntak, dan Yusuf Kurniawan," lanjutnya.

"Unsur pelaksana akan melaksanakan tugas untuk mengawal pelaksanaan revisi status, pengembalian empat komite eksekutif, penyatuan liga, dan kongres dengan voters solo," pungkasnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

KOMPAS.com: Polisi Tes DNA Jasad Bocah di Semanggi

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Polisi Tes DNA Jasad Bocah di Semanggi
Feb 28th 2013, 07:47

Polisi Tes DNA Jasad Bocah di Semanggi

Penulis : Robertus Belarminus | Kamis, 28 Februari 2013 | 14:10 WIB

Dibaca:

Polisi Tes DNA Jasad Bocah di SemanggiKOMPAS.com/ALSADAD RUDI Kapolsektro Kebayoran Baru AKBP Adex Yudiswan saat memperlihatkan kondisi mayat bocah laki-laki, Selasa (19/2/2013) di Mapolrestro Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak kepolisian sudah menerima laporan salah satu keluarga di Penjaringan, Jakarta Utara, terkait penemuan jenazah bocah misterius yang ditemukan tewas di saluran air samping Polda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (18/2/2013) sekitar pukul 16.30 WIB. Untuk memastikan kebenarannya, rencananya akan dilakukan tes DNA korban dengan pelapor.

"Memang sudah ada pihak yang melapor di Polda Metro Jaya, dan mengaku kehilangan anaknya saat pergi nonton bola di Senayan beberapa waktu lalu. Tapi kami akan lakukan tes DNA untuk memastikannya," kata Kasubdit Kejahatan dan Kekerasan Polda Metro Jaya, AKBP Helmi Santika, kepada Kompas.com, saat dihubungi, Kamis (28/2/2012).

Menurut Helmi, lantaran bocah tersebut tidak memiliki data sidik jari layaknya orang dewasa, tes DNA terhadap korban dan keluarga yang melapor dari Penjaringan itu perlu dilakukan agar tidak sampai terjadi kesalahan identifikasi. Oleh karenanya, kata Helmi, saat ini polisi belum menyimpulkan dan masih menunggu sampai hasil DNA tersebut keluar dari rumah sakit.

"Jadi belum disimpulkan itu, walaupun ada ibu dan keluarga yang datang di RSCM dan mengakui bahwa ciri-ciri itu seperti anaknya. Tetapi ini kami belum pastikan dulu, karena anaknya masih kecil dan tidak memiliki data sidik jari seperti orang dewasa," ujar Helmi.

Saat ini, kata Helmi, upaya seperti menyebar identitas di berbagai tempat, termasuk menginformasikan melalui media terkait penemuan jenazah tersebut sudah dilakukan pihak kepolisian untuk perkembangan lebih lanjut agar identitas jenazah bocah berusia sekitar 8 tahun itu bisa segera terungkap.

Seperti diberitakan sebelumnya, identitas mayat bocah yang ditemukan di selokan tidak jauh dari Jembatan Semanggi pada Senin (18/2/2013) sekitar pukul 16.30 WIB hampir terungkap. Mayat yang saat pertama kali ditemukan sudah dalam kondisi 12-15 jam pasca kematiannya tersebut untuk sementara diketahui bernama Syahrul, seorang pelajar SD yang beralamat di Penjaringan, Jakarta Utara.

Jenazah bocah malang itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia hanya mengenakan celana dalam berwarna kuning. Polisi saat kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan sudah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi yang di antaranya tukang ojek di sekitar lokasi penemuan jenazah, pedagang dan sejumlah saksi lainnya. Dari pemeriksaan tersebut saksi-saksi mengaku tidak mengenal korban.

Editor :

Hertanto Soebijoto

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

KOMPAS.com: Kostrad Rencanakan Latihan Bersama AD Jepang

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Kostrad Rencanakan Latihan Bersama AD Jepang
Feb 28th 2013, 07:47

Kostrad Rencanakan Latihan Bersama AD Jepang

Penulis : Ratih Prahesti Sudarsono | Kamis, 28 Februari 2013 | 14:01 WIB

Kostrad Rencanakan Latihan Bersama AD JepangShutterstockIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kostrad berencana akan latihan bersama dengan pasukan bela diri darat Jepang. Rencana itu dibicarakan ketika Panglima Kostrad Letjen TNI M Munir menerima kunjungan kehormatan delegasi Japan Ground Self Defense Forces (JGSDF), di Markas Kostrad, Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2013).

Dalam siaran pers Penerangan Kostrad disebutkan, delegasi Japan Ground Self Defense Forces (JGSDF) dipimpin Deputy Chief Policy and Programs Department JGSDF Kolonel Kakino. Ikut bersamanya Kolonel Kasamatsu (Chief International Security Cooperation and Policy Office), Letkol Miyamoto, Msg Nakada, dan Atase Pertahanan Jepang untuk Indonesia Kaptain (Navy) Kondo Toshiaki.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas tentang rencana penyelenggaraan latihan bersama antara TNI-AD dan Angkatan Darat Jepang tahun depan. Titik berat pelaksanaan latihannya adalah masalah penanggulangan bencana alam yang terjadi di wilayah kedua Negara.

Usai pertemuan, kedua belah pihak berkesempatan untuk bertukar cinderamata. Sebelum meninggalkan Markas Kostrad, Pangkostrad dan rombongan Delegasi JGSDF berfoto bersama dan mengunjungi Museum Dharma Bhakti Kostrad.
Kostrad Rencanakan Latihan Bersama AD Jepang.jpg

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

KOMPAS.com: Dirut Pertamina: Harga Elpiji 12 Kg Tetap Akan Naik

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Dirut Pertamina: Harga Elpiji 12 Kg Tetap Akan Naik
Feb 28th 2013, 07:47

Dirut Pertamina: Harga Elpiji 12 Kg Tetap Akan Naik

Penulis : Didik Purwanto | Kamis, 28 Februari 2013 | 14:11 WIB

Dibaca:

KOMPAS/HERU SRI KUMORO Buruh pelabuhan membongkar tabung elpiji 12 kilogram di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (22/2/2013). Usulan PT Pertamina untuk menaikkan harga elpiji tabung 12 kg Rp 25.400 per tabung masih dikaji Pemerintah. Pertamina berharap izin tersebut segera keluar sehingga mereka tidak merugi karena menjual elpiji di bawah harga ekonominya.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina Persero tetap akan menaikkan harga elpiji 12 kilogram. Rencananya akan dilakukan Maret 2013 ini.

"Harga elpiji 12 kg tetap akan naik. Ini dilakukan biar kita tidak merugi terus," kata Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan di acara Indonesia Summit Economist Confererence di Hotel ShangriLa Jakarta, Kamis (28/2/2013).

Menurut Karen, Pertamina mengaku terus mengalami kerugian dari penjualan gas 3 kg. Tahun 2013, Pertamina memprediksi mengalami kerugian Rp 5 triliun dari produksi dan penyaluran elpiji.

Seharusnya, pada pencapaian kinerja 2012 laba Pertamina bisa sebesar Rp 30 triliun. Hal tersebut juga telah menjadi target perseroan sebelumnya. Namun karena merugi Rp 5 triliun, maka laba Pertamina sepanjang 2012 hanya sebesar Rp 25 triliun.

Untuk mengurangi kerugian itu, Pertamina bermaksud menaikkan harga jual elpiji 12 kilogram sebesar Rp 2.166,67 per kilogram atau Rp 25.400 per tabung di tahun 2013, sehingga harga jual elpiji 12 kilogram naik dari Rp 70.200 per tabung menjadi Rp 95.600 per tabung.

Sebelumnya, Wakil Presiden Komunikasi Korporat PT Pertamina Ali Mundakir menjelaskan kenaikan harga elpiji nonsubsidi 12 kg itu direncanakan diberlakukan pada pertengahan Maret 2013.

Editor :

Erlangga Djumena

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

KOMPAS.com: Internet Explorer 10 Akhirnya Hadir untuk Windows 7

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Internet Explorer 10 Akhirnya Hadir untuk Windows 7
Feb 28th 2013, 07:47

KOMPAS.com - Setelah hanya tersedia di sistem operasi Windows 8, peramban termutakhir Microsoft, Internet Explorer (IE) 10, akhirnya diluncurkan juga di Windows 7. Pada versi terbarunya ini, IE10 menjanjikan peningkatan performa, privacy yang lebih baik, dan juga dukungan terhadap standar web terbaru.

Microsoft mengklaim, IE 10 memiliki performa yang lebih baik dibandingkan dengan IE generasi sebelumnya. Berfokus pada JavaScript, IE10 dikatakan lebih cepat 25 persen dibandingkan IE 9.

Salah satu fitur unggulan dari IE10 adalah pengecek kata (spell-checker) terintegrasi dan tool AutoCorrect. Dengan fitur ini, pengguna dapat melakukan pengecekan dan mencari kata yang benar. Microsoft mengatakan, melalui fitur ini, pengguna dapat mengetik lebih cepat dan juga akurat.

Tak hanya itu, IE10 kini mendukung 30 standar web baru, yang tidak ada di IE 9, terutama di bidang CSS3 dan HTML5.

Sebenarnya, IE10 sendiri bukanlah produk terbaru. Peramban ini sudah hadir secara pre-installed sejak diluncurkannya Windows 8, yaitu pada 26 Oktober 2012. Para pengguna Windows 7 juga sudah dapat menikmati software ini dengan mengunduh versi "Release Preview" alias versi uji coba.

Meski begitu, baru sekaranglah para pengguna Windows 7 dapat menginstal versi stabil dari software tersebut.

Seperti dilansir Betanews, Kamis (28/2/2013), IE10 hanya dapat digunakan di perangkat berbasis Windows 7 dan 8. Pengguna Windows XP dan Vista dipastikan tidak dapat menggunakan IE10.

Hal ini tentu menjadi nilai minus dari IE10, karena versi-versi terbaru dari peramban pesaing, seperti Firefox dan Chrome, justru mendukung komputer berbasis XP dan Vista.

IE10 untuk Windows 7 versi 32-bit dapat diunduh di sini. Sedangkan untuk Windows 7 versi 64-bit dapat diunduh di tautan berikut ini.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

KOMPAS.com: Pasek: Timwas Century Panggil Yuddy Saja, Jangan Anas

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Pasek: Timwas Century Panggil Yuddy Saja, Jangan Anas
Feb 28th 2013, 07:47

Pasek: Timwas Century Panggil Yuddy Saja, Jangan Anas

Penulis : Aditya Revianur | Kamis, 28 Februari 2013 | 14:00 WIB

Pasek: Timwas Century Panggil Yuddy Saja, Jangan AnasSABRINA ASRILKetua Komisi III yang juga Ketua DPP Partai Demokrat bidang Komunikasi Publik, I Gede Pasek Suardika.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi III DPR RI, I Gede Pasek Suardika menilai Tim Pengawas dana talangan Bank Century lebih baik memanggil Ketua Bapilu Partai Hanura Yuddy Chrisnandi daripada mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Pasalnya, Anas menurut Pasek tidak pernah menyinggung akan membuka kasus Century sebagaimana yang diungkap Yuddy.

"Yang dipanggil Yuddy dulu, jangan Anas. Kalau panggil Anas nanti jadi kacau cerita itu (Skandal Century)," kata Pasek di gedung DPR, Jakarta, Kamis (28/2/2013). Dia menjelaskan, tidak ada sepatah katapun yang dilontarkan Anas terkait Century saat Yuddy menyambanginya. Karena itu, secara logika tidak beralasan jika Timwas Century memanggil Anas.

Menurut Pasek pembentukan tim kecil dalam Timwas Century untuk memanggil Anas berlebihan. Timwas Century, terangnya, lebih baik hanya bersilaturahmi di kediaman Anas, Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur. "Ini kan yang ngomong Yuddy di depan rumah anas. Saya rasa kurang pas,"tuturnya.

Saat disinggung Anas akan membongkar kasus, Pasek menilai sejarah yang dapat menjawabnya. Menurutnya, publik lebih baik mengikuti apa yang terjadi. Pembongkaran kasus oleh Anas, kata Pasek, ditunggu saja alurnya akan bermuara di mana. "Fakta adalah fakta. Sejarah tidak bisa bohong dan dibohongi," pungkasnya.

Sebelumnya Yuddy Chrisnandi mengatakan lembaran kedua yang akan dibuka Anas adalah soal skandal kasus Century. Hal itu, diketahui dari pertemuannya dengan Anas yang turut dihadiri oleh Ketua Timwas Priyo Budi Santoso. Timwas Century pun merespons dengan membentuk tim kecil yang akan segera menyambangi kediaman Anas.

Berita terkait dapat dibaca dalam topik: Skandal Bank Century

Editor :

Palupi Annisa Auliani

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

KOMPAS.com: Kuasa Hukum: Titi-Aksan Gagal Berdamai

KOMPAS.com
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Kuasa Hukum: Titi-Aksan Gagal Berdamai
Feb 28th 2013, 05:43

JAKARTA, KOMPAS.com -- Sidang gugatan cerai artis peran Titi Rajo Bintang--sebelumnya bernama Titi Sjuman--terhadap suaminya, musisi Sri Aksana Sjuman (Wong Aksan) kembali digelar di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan.

Sidang yang mengagendakan mediasi antara Titi dan Aksan kembali gagal karena  Aksan sebagai tergugat kembali tak menghadiri persidangannya. "Mediasi gagal, karena Pak Aksan enggak datang, dilanjutkan sidang pembuktian. Ya, tidak bisa didamaikan lagi," ujar Rudhi Mukhtar SH, kuasa hukum Titi, dalam wawancara di PA Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2013).

Indikasi gagalnya mediasi, menurut Rudhi, dapat disimpulkan setelah tak ada satu pun pihak Aksan yang hadir di sidang mediasi meski telah dipanggil majelis hakim. "Tetap dipanggil tapi beliau enggak ada. Perwakilannya enggak tahu, tapi enggak bisa cerita, sudah masuk materi. Nanti dipanggil sekali lagi," jelas Rudhi.

Titi yang menikah pada 15 Agustus 2004 melayangkan gugatan cerai terhadap Aksan melalui PA Jaksel dan terdaftar sejak 31 Januari 2013. Ketika itu, meskipun gugatan cerai tersebut belum disidangkan, mereka telah pisah rumah.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions